Masyarakat Pulau Kangean Rela Antri Untuk Dapat PKH

0
123

Sumenep SIGAP88- Program Pemerintah yang berupa Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program dari kementrian Sosial, kini petugas yang sudah di utus dari Pemerintah sudah tiba di kepulauan Kangean.

Hari Kamis (30/11) rombongan yang dari kementrian Sosial tiba di pelabuhan Batu guluk Kepulauan Kangean dengan memakai kapal Angkatan Laut dan di kawal ketat oleh Marinir Angkatan laut.

Sebelum rombongan dari kementrian Sosial menggelar kegiatanya ribuan masyarakat Kecamatan Arjasa sudah antri untuk mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang di bentuk oleh Mentri sosial Republik Indonesia.

Kepulauan Kangean yang mempunyai 2 (dua) Kecamatan yaitu kecamatan Arjasa dan kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur

Demi mengejar waktu pembagian PKH bagi masyarakat di bagi menjadi dua titik yang pertama di kantor kecamatan Arjasa yang ke dua di letakkan di balai Desa Arjasa.

Menurut keterangan yang di himpun oleh tim sigap88.com masyarakat Kecamatan Arjasa yang menerima PKH sebanyak 2500 keluarga penerima mamfaat (KPM) sedangkan kecamatan Kangayan sebanyak 750 (KPM).

Dalam penyerahan bantuan PKH ada dua nominal yang berbeda yang di terima oleh masyarakat yang di antaranya masyarakat menerima dana sebesar Rp 1.890.000 karena atas keterangan dari data yang di terima, mempunyai komponen kesehatan dan Pendidikan.

Sedangkan bagi masyarakat yang menerima Rp 2.000.000, di karenakan dalam komponen pertama di tambah dengan adanya Lansia dan Visabilitas, papar Beny

Beny yang merupakan petugas dari Dinas Sosial menambahkan, penerimaan PKH ini seharusnya bertahap, namun baru di terima di akhir tahun karena untuk wilayah Kabupaten Sumenep di mulai bulan juli 2017, dikarenakan wilayah kepulauan ada kendala cuaca sehingga baru bisa di realisasikan sekarang.

“Untuk tahun ini tidak lagi memakai jasa Pos karena kementrian Sosial sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri” tuturnya.

Selain itu aturan dari Kementrian Sosial sampai umur 22 tahun kalau tetap melanjutkan pendidikan tetap akan di bantu, karena setiap tahunya kita mempunyai abdeting data.

“Abdeting data kita terima atas dasar yang di kirim dari pendamping yang di berikan oleh keluarga calon penerima dengan melampirkan keterangan dari Sekolah dan Bidan, kalau komponen hanya satu otomatis akan keluar dari kepesertaan”, jelas Beny pula. (Leh)

Komentar
Content Protection by DMCA.com