Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa

0
76
Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa

Terkait Limbah Tambak Udang

Sumenep,SIGAP88- Gerakan masyarakat daerah peduli lingkungan hari ini, Kamis(14/12) melakukan demontrasi di depan kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur

Para demonstran mempersoalkan tentang pembangunan tambak udang yang ada di Kabupaten Sumenep semakin menjamur di setiap desa dipesisir pantai

Sarkawi selaku korlap aksi mengatakan kebanyakan tambak udang yang sudah beroperasi akan merusak kegiatan usaha para nelayan

“Hal ini akan menjadi limbah dan merusak lingkungan, sebab tidak dikelola lagi oleh pihak perusahaan tambak udang” ungkapnya

Sarkawi menambahkan, “masalah pencemaran limbah ini dapat di klasifikasikan dari BOD5,TSS, NO2 dari limbah tambak udang yang dibuang kepantai akan mengalami pencampuran dan pengenceran”, jelas Sarkawi.

Sarkawi menjelaskan dengan tercemarnya limbah ke laut akan berakibat juga kepada pertumbuhan biota laut. Sehingga berdampak kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan apalagi masyarakat pesisir mata pencahariannya ke laut.

“Maka dengan ini kami semua yang tergabung dalam Gerakan masyarakat peduli lingkungan mendesak kepada kepala daerah untuk mengkaji ulang segala dampak lingkungan akibat limbah tersebut, karena ini akan berdampak pula kepada kehidupan masyarakat” tegasnya.

Dalam orasinya dia menyampaikan, jika pihak Bupati Sumenep tidak ada tindakan mengevaluasi maraknya tambak udang yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Kami beri estimasi waktu satu minggu tidak ada sikap yang kongkrit maka kami semua elemen masyarakat yang ada di pesisir pantai akan ‘mengepung’ Pemkab Sumenep.” Tegasnya

Sarkawi mengatakan, masalah tambak udang masalah kehidupan para nelayan, “kehidupan petani yang terdampak limbah tanahnya dipaksa harus dijual dengan murah”, paparnya

Kami mengharap Bupati Sumenep Dr A Busyiro Karim, M.Si harus bertanggung jawab atas segala kebijakan yang di antaranya;
1. mengkaji ulanng yang tidak sesuai hukum
2. mencabut usaha bagi investor yang melanggar UU yang berlaku
3. tambak udang yang beroperasi dan penggarapan lahan harus melengkapi DEL / DPLH
4. kaji ulang RTRW dan KLHS syarat pembangunan usaha
5. memberikan pengusaha tambak udang khusus pribumi dikelola daerah

Dalam aksi kali ini mereka tergabung dalam kelompok POKMASWAS LESTARI Lingkungan, LSM Bhakti Lingkungan Hidup Sumenep, LSM GASTU (Gerakan Bersatu) LSM Gerindo (Gerakan Reformasi Indonesia) mereka sepakat akan datang lagi apabila tidak ada tanggapan dari Bupati Sumenep. (Min)

Komentar
Content Protection by DMCA.com