Mahasiswa UGL Demo di Kantor Bupati Aceh Tenggara, Ini Alasannya

0
135

Kutacane, sigap88.com – Ratusan Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) lakukan aksi Unjuk rasa di kantor Bupati Aceh tenggara, Rabu (23/01/19)

Pantauan sigap88.com Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) sejak pagi mulai aksi unjuk rasa hingga pukul 15.30 Wib belum selesai juga,dan belum dapat juga bertemu langsung dengan Raidin pinim selaku Bupati Aceh tenggara, mereka tetap mempertahankan di lokasi kantor Bupati, tampak Mahasiswa menunggu Bupati Raidin Pinim.

Jurnalis sigap88.com konfirmasi M.Yusuf selaku Presiden Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL),ia katakan ” kami ingin aktivitas kampus kembali berjalan normal seperti semula,sudah lebih satu bulan aktivitas di kampus tidak aktif.

Tidak aktifnya sistem belajar mengajar sekarang disebabkan gaji Dosen tidak di beri gaji sekitar 14 bulan oleh pihak Yayasan ,jumlah Dosen sebelumnya 47 orang , kini sebahagian besar Dosen UGL sudah mengundurkan diri dan sebahagian kecilnya ada yang masih bertahan.

Kemudian,kami harap kepada Bapak Raidin Pinim Selaku Pemimpin Pemerintah Daerah marilah kita bersama-sama mencari solusi karena Universitas Gunung Leuser (UGL) ini adalah kebanggaan kabupaten Aceh tenggara.

Lanjutnya,dalam tahun ini saja kami unjuk rasa masalah ini sudah 3 kali kami lakukan ,tampaknya pihak terkait sampai saat ini tidak ada keseriusan untuk menyelesaikannya.

Kami bingung kan kenapa Bapak Bupati tak menerima kami,gak tahu karena apa,tadinya ada negosiasi di arahkan mediasi dengan jumlah sedikit yang mewakili mahasiswa untuk membahas masalah ini,tapi kami dari awal sudah berkomitmen untuk menyampaikan dan mendengarkan penjelasan Bupati secara terbuka supaya massa aksi juga bisa menerima.

Bahkan seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan DPRK ialah Pembina di Universitas Gunung Leuser (UGL).

Lanjutnya,dalam tahun 2019 ini saja kami unjuk rasa masalah ini sudah 3 kali kami lakukan ,tampaknya pihak terkait sampai saat ini tidak ada keseriusan sedikitpun.

Kami sudah sepakat malam ini mahasiswa akan nginap malam ini hingga masalah ini di tanggapi dan diselesaikan.

Mohon perhatian dan bantuan teman-teman masalah yang kami hadapi, seluruh perguruan tinggi di Indonesia,yang bersatu di Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) dan Badan eksekutif mahasiswa (BEM) seperti yang di Banda Aceh, Medan,dan Jogyakarta walaupun teman-teman kuliah di Universitas luar Daerah, teman-teman juga bagian dari masyarakat Aceh tenggara” jelas M.yusuf.
(Mahyuddin)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE