Lomba Piala Presiden Tuai Kekecewaan Pecinta Kerapan Sapi

25

Sumenep | Sigap88 – Para pecinta Kerapan sapi kepulauan Sapudi merasa kecewa dengan tidak terikut sertaan nya dalam lomba Kerapan sapi piala presiden.

Hal itu disampaikan oleh salah satu tokoh pecinta sapi kerapan di kepulauan Sapudi Kabupaten Sumenep, Madura, Rasib, saya sangat kecewa dan menyayangkan atas ketidak ikut sertaan nya kontingen dari Kabupaten Sumenep dalam lomba kerapan sapi tingkat Karesidenan Madura di piala presiden.

“Hanya kontingen dari Kabupaten Sumenep yang tidak dapat tiket ke piala presiden sedangkan tiga Kabupaten di Madura telah menetapkan perwakilannya,” kata Rasib

Rasib juga menganggap pemerintah Kabupaten Sumenep kurang memperhatikan bahkan kurang mendukung tentang Kerapan sapi yang merupakan icon budaya Madura.

“Ini merupakan penjegalan terhadap budaya Madura dan menjegal pula ekonomi masyarakat,” terangnya.

Karena, dengan adanya karapan sapi akan meningkatkan ekonomi masyarakat Madura terutama masyarakat kepulauan Sapudi yang rata rata peternak sapi. ” Kerapan sapi kerapan yang ada di seluruh Indonesia adalah cikal bakal nya sapi dari kepulauan Sapudi, jadi dengan tidak ada kontingen dari Sumenep akan menghambat ekonomi masyarakat Sapudi yang nota benihnya sebagai peternak sapi,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Kerapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep untuk perebutan tiket ke tingkat Karesidenan dengan piala presiden yang terlaksana pada hari Senin 18 September 2020 dibubarkan oleh Polres Sumenep dengan alasan tidak ada ijin dan tidak mematuhi protokol kesehatan. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE