Koramil 0822/08 Grujugan Rakor Peningkatan Mutu Pendidikan

0
23

Bondowoso, SIGAP88 – Bertempat di Balai Desa Kabuaran Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (RAKOR) Peningkatan Mutu Pendidikan siswa, SMPN 2 Grujugan satu atap.

Acara ini dihadiri Ibu Murni S.pd (Kabid Peningkatan Mutu pendidikan Diknas Kabupaten Bondowoso), Pokjawas, para pengawas dan Guru, SMP, Tokoh masyarakat, Tokoh agama Desa Kabuaran.

Acara yang digagas bersama antara Dinas Pendidikan Kabupaten ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan Siswa di SMPN 2 Grujugan Satu atap Kecamatan Grujugan, karena itu pertemuan ini dilaksanakan dalam rapat koordinasi yang melibatkan para pengawas dengan harapannya akan terbangun sinergi bersama.

Dalam sambutannya Kabid Peningkatan Mutu pendidikan Diknas Kab. Bondowoso menyampaikan terima kasihnya kepada Danramil 0822 / 08 Grujugan yang di wakili oleh Bati Wanwil Ramil 0822 / 08 Serma Suwarno, Camat Grujugan yang di wakili oleh Sekcam Grujugan Ali Junaedy, Para Pengawas, serta semua Guru SMPN 2 Grujugan Satu atap hadir pada rakor ini.

“Saya mewakili kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso mengharapkan pertemuan ini akan mampu menciptakan sinergisitas antara dinas pendidikan, pengawas dan guru. Kalau ini bisa terwujud maka rencana kerja untuk meningkatkan mutu pendidikan Siswa di lembaga pendidikan SMPN2 Grujugan Satu atap , akan bisa terwujud dengan baik”.

“Apresiasi kita kepada kepedulian pihak dinas pendidikan yang selalu membantu program dengan pihak pihak terkait akan menghasilkan suatu komitmen bersama dalam membangun Bondowoso kedepan sekaligus akan mampu meningkatkan Indek Pembangunan Masyarakat (IPM) kabupaten ini,” ujarnya.

Sementara itu Serma Suwarno ( Bati Wanwil Ramil 0822/08 Grujugan ) menyambut baik pelaksanaan rakor ini harapannya hasil keputusannya nanti mampu di implementasikan bagi guru-guru di sekolah SMPN 2 Grujugan satu atap dengan bimbingan, arahan dan evaluasi dari pengawas serta kita semua baik dinas pendidikan dan instansi terkait.

“Mengingat UUD RI tahun 1945 pasal 31 ayat (3) berbunyi: Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang”.

“Sejalan dengan semangat Undang-Undang Dasar tersebut pemerintah kemudian membuat undang-undang pendidikan yang di antara isinya mengatur tentang pendidikan”.

“Seiring dengan perkembangan masyarakat, nampaknya perhatian pemerintah terhadap pendidikan di sekolah mengalami perubahan-perubahan. Pada awalnya, ketetapan tentang pendidikan di Sekolah muncul melalui UU No 4 Tahun 1950 Jo No 12 Tahun 1954 tentang Dasar-Dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah”.

“Namun nampaknya ketetapan ini belum sepenuhnya memberikan hak terhadap anak-anak sekolah untuk memperoleh pendidikan agama di sekolah. Hal ini karena ketetapan tersebut hanya mengatur pengajaran di sekolah negeri”.

“Selain itu pihak yang menentukan apakah seorang anak dapat menerima pelajaran atau tidak, bukan satuan pendidikan, tetapi sangat tergantung pada orang tua anak”.

“Undang-undang tersebut berbunyi: Pada sekolah-sekolah negeri diadakan pelajaran, orang tua murid berhak menentukan apakah anaknya akan mengikuti pelajaran tersebut atau tidak”

“Kemudian setelah muncul UU Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, negara memberikan hak yang penuh kepada peserta didik di sekolah untuk mendapatkan pendidikan, baik itu sekolah negeri ataupun swasta”.

“Dalam UU nomor 20 pada Bab V, pasal 12 ayat 1 a, secara lugas dinyatakan bahwa: Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pendidikan”.

“Maka melalui rapat koordinasi antar pengelola pendidikan seperti ini kita harapkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan di sekolah SMPN 2 Grujugan Satu atap dengan akses yang jelas bagi pengelolaan dengan bimbingan, pengawasan dan evaluasi yang akan dilakukan oleh pengawas yang ada di lingkungan kementerian pendidikan”.

“Dan semoga bisa terwujud dan terlaksana dengan baik sehingga apa yang diharapkan bersama mampu menjadi percontohan bagi pendidikan di seluruh persada ini, bahwa dengan kebersamaan dalam menyikapi kebijakan akan mampu mewujudkan dan meningkatkan mutu pendidikan”, ujarnya. (Sup/mahrus).

Komentar
Content Protection by DMCA.com