KOMPAK : Penentuan PAW Desa Guluk Guluk Bukan System Demokrasi

134

Sumenep SIGAP88 – Komunitas Pemuda anti Korupsi (KOMPAK) Sumenep mempermasalahkan sosialisi Pergantian Antar Waktu (PAW) dan penetapan Panitia pada tanggal (28/11 2017) yang di selenggaran di balai desa.

Hal ini di sampaikan oleh Imam Hanafi,ketua KOMPAK Sumenep,bahwa cara penentuan Panitia PAW bukan system Demokrasi tapi Semi Demokrasi.

“Kalau di baca seperti tadi bukan dengan cara demokrasi, masalahnya langsung di tunjuk melalui catatan yang memang sebelumnya bukan atas usulan para tokoh yang hadir”, terangnya pada pada awak Media.

Lanjut Imam, seharusnya kalau melibatkan tokoh atau kepala dusun, panitia yang atas unsur masyarakat itu yang memilih panitia tambahan selain panitia inti itu”. Imbuhnya.

Menurutnya Jika PAW ini akan di lanjutkan, setidaknya yang jadi panitia harus orang yang Aktif dan berpendidikan.

“paling tidak panitia harus diambil dari aktivis serta tokoh yang memang secara wawasan lebih mempuni dan paham Geo politik dan Paham Geografis Guluk-guluk”.

Pihaknya menduga ada beberapa panitia yang memiliki kedekatan khusus atau memiliki hubungan emosional hingga pada akhirnya direkrut menjadi panitia.

Ketua KOMPAK Sumenep berharap agar pembentukan panitia PAW harus ada semacam Revisi. (Koes)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS
Content Protection by DMCA.com