Ketua KPU Sumenep Larang Warga Ambil Gambar Saat Nyoblos

0
0

Sumenep sigap88- Ditegaskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur bahwa pada saat pencoblosan di ruang bilik tidak boleh mengambil gambar atau vidio apalagi mengunggah di medsos.

Ketua KPU Sumenep A. Waris menyampaikan, semua warga dilarang untuk mengambil gambar apalagi mengambil Vidio.

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019. Dalam pasal 42 PKPU Nomor 3 Tahun 2019 mengenai Pemungutan dan Perhitungan suara disebutkan, pemilih dilarang mendokumentasikan hak pilihnya saat berada di bilik suara. Bila melanggar, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan berlaku.

“Dengan begitu sudah jelas bahwa, hal itu tidak boleh karena itu nanti berpotensi menodai kerahasiaan,” jelasnya.

Maka, A. Waris menghimbau semua pihak bersama-sama untuk mensosialisasikan tentang larangan tersebut kepada masyarakat. Sehingga masyarakat saat menggunakan hak pilihnya tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan. “Kami harap pelaksanaan Pemilu ini berjalan aman, damai dan kondusif,” tegasnya.

Sedangkan Syafrawi, Pengamat Hukum mendorong agar pengawasan disetiap TPS dimaksimalkan, Sehingga tindakan yang mengarah kepada pelanggara seperti pengambilan gambar tidak sampai terjadi.

Apabila itu terbukti, akan berpotensi dijadikan sebagai bukti politik uang terjadi pada saat pencoblosan.

“Dengan mendokumentasikan saat pencoblosan akan menjadi bukti praktek uang nantinya.”, jelasnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE