Kemkominfo Akan Panggil Google

0
43

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terus berupaya mengurangi peredaran konten negatif di jaringan internet Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu bertindak tegas kepada layanan over the top (OTT) yang beroperasi di Indonesia.

Salah satu cara memastikan semua konten di layanan mereka tidak melanggar regulasi yang ada ialah dengan menggelar pertemuan secara langsung.

Dalam pertemuan itu, Kemkominfo ingin mengimbau semua OTT agar memastikan layanan mereka tidak melanggar peraturan di Indonesia, terutama konten-konten yang ada di dalamnya.

Pertemuan itu akan digelar dalam waktu dekat dan secara khusus membahas soal konten pornografi, yang diduga selalu bertambah setiap hari. Google termasuk salah satu layanan OTT yang akan dipanggil.

“Kami nanti akan panggil aplikasi-aplikasi lain yang beroperasi di Indonesia. Dalam waktu dekat ini,” tutur Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika), Semuel Abrijani Pangerapan, Rabu (8/11/2017).

Rencana pemanggilan layanan OTT ini kembali mengemuka usai Kemkominfo mengurus persoalan konten GIF bermuatan pornografi di layanan WhatsApp. Konten tersebut milik Tenor, yang merupakan salah satu penyedia GIF di WhatsApp.

“Mereka kan tamu dan kita tuan rumah, sehingga harus mengikuti aturan kita,” tambah Samuel.

Sebelumnya, ia mengatakan Kemkominfo akan memberlakukan alat sensor yang secara otomatis mencari konten negatif, kemudian akan memblokirnya. Mesin pencari dinilai juga perlu difilter, terutama konten-konten yang bertentangan dengan undang-undang.

Menurut Dirjen Aptika, meski konten-konten GIF bermuatan asusila tersebut berasal dari layanan pihak ketiga, tetap harus ada aksi tegas dari WhatsApp. “Ini memang layanan third party yang terkoneksi di WhatsApp, tapi WhatsApp juga tidak boleh lepas tangan karena ini ada di dalam platformnya. Kita harapkan WhatsApp segera juga melakukan pembersihan, atau menegur, atau action apapun, karena sudah diberi notice dari pemerintah Indonesia,” jelasnya.

“Kami sudah melakukan pemblokiran, per tadi pagi sudah diblokir ada 6 DNS dari Tenor.com yang sudah dikirimkan ke operator untuk diblokir,” jelasnya seraya merinci keenam DNS tersebut yaitu tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, media1.tenor.com(HMS/don)

Komentar
Content Protection by DMCA.com