Kemanunggalan TNI Di TMMD Sumenep Bangun Rumah Warga.

0
267

Sumenep, sigap88- Seorang masyarakat Desa Larangan Kerta Kecamatan Batu Putih Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang bernama Labi (36) yang merupakan warga yang dalam kehidupannya dibawah rata-rata (miskin).

Dalam hidupnya Labi harus menumpang di salah satu sanak keluarganya, dalam satu rumah yang ditempati oleh 8 orang, didalammya merupakan 4 KK (Kepala Keluarga).

Kehidupannya sebagai Rakyat kecil yang hidupnya di pelosok, masyarakat Desa Larangan Kerta merupakan masyarakat yang kental dengan rasa kekeluargaan, jiwa gotong-royong masih kental di dalam jiwa mereka, yang merupakan rata-rata mata pencahariannya sebagai petani.

Dari sinilah TNI, TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) terpanggil untuk membangun rumah Labi, yang tujuannya meringankan beban salah satu masyarakat yang betul betul merupakan masyarakat yang sangat miskin.

PT Banner BaitiSholawat

Itupun, Labi baru menikah tahun 2016 lalu namun belum dikaruniai anak, sementara rumah yang ditempatinya sejumlah 4 KK semuanya masih saudaranya. Yang sangat miris sekali, ia menumpang tinggal di rumah pamannya Salim 57 th.

Dari hasil survei, Pemda Sumenep dan Kodim 0827 Sumenep, Labi mendapat bantuan bangunan rumah dari 0% untuk ditempati nantinya. Pekerjaan fisik yang akan dikerjakan oleh satgas TMMD 104 Sumenep sebuah bangunan Rumah dari 0%, yang tempatnya persis di sebelah sisi kiri rumah induk sebelumnya.

Sementara Labi menyampaikan, terima kasih kepada TNI karena dengan ikhlas membangun rumah saya. Sedangkan saya sendiri tidak ada yang harus dibalaskan.

“Semoga atas keiklasan para TNI dan semua yang membantu saya akan di berkahi oleh Yang Maha Kuasa”, ucap Labi.

Selain itu Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna mengatakan, merupakan tugas TNI membantu masyarakat sehingga dengan kemanunggalan dengan masyarakat akan lebih tahu keluh kesah masyarakat dalam menggahapi tantangan kehidupan sehari-hari.

” Beginilah bentuk Kedekatan warga masyarakat dengan TNI sebagai wujud nyata dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” tegas Letkol Ato. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE