Keluarkan Surat Rekomendasi ke Gus Amak, Golkar Menjadi Perbincangan Publik

607

Pasuruan, Sigap88 – DPD Partai Golkar Kota Pasuruan, terpaksa kandas untuk mengusung calon Wali Kota Pasuruan, Naylur Rohman atau yang biasa dipanggil Gus Amak.

Pasalnya, hingga kini Gus Amak yang merupakan sosok ulama kota Pasuruan, mengklarifikasi atas rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar kepadanya untuk diusung menjadi calon Wawali Kota Pasuruan, yang digadang – gadang berpasangan dengan Adi Wibowo.

Melalui media massa, Gus Amak mengklarifikasi bahwa, dirinya tidak ada minat untuk mencalonkan diri sebagai calon Walikota maupun Wawali.

Hal ini, rupanya menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat kota Pasuruan. pasalnya, Golkar bukanlah partai pertama yang tertarik oleh karismatik Gus Amak. sebelumnya, PKB juga sempat rame untuk mengusung Gus Amak, meskipun pada akhirnya kandas juga.

“Sebelum Golkar, PKB yang terlebih dulu tertarik untuk mengusung Gus Amak, namun pada akhirnya gagal juga,” Ungkap Prayit, salah satu tokoh msyarakat kota Pasuruan.

Diketahui sebelumnya bahwa, DPD Golkar Kota Pasuruan, mengusung Gus Amak sebagai calon Wawali Kota Pasuruan 2020 untuk dipasangkan dengan Edi Wibowo, yang merupakan pengurus Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa III DPP Partai Golkar.

“Beliau itu (Red- Gus Amak) orang baik, sekaligus tokoh ulama sebagai panutan masyarakat kota Pasuruan. sekali lagi, jangan digiring ke Politik menjelang Pilkada ini,” Terang Prayit.

Menurut Prayit, berkaitan dengan surat rekomendasi yang dikeluarkan DPP Golkar terhadap Gus Amak, itu tanpa sepengetahuan pengurus DPP, “Pak Misbakhun itu juga orang baik. beliau juga salah satu murid dari Mbah Romo Yai Khamid. tidak mungkin membawa nama Gus Amak, putra dari gurunya (Misbakhun),” Katanya.

Pria yang akrab disapa ‘Hulk’ itu juga berharap kepada semua pengurus partai, untuk lebih menghormati Gus Amak, dengan tidak menyeretnya dalam Pilkada 2020.

“Mari kita hormati bersama, Gus Amak yang merupakan tokoh ulama, panutan masyarakat kota Pasuruan dan sekaligus guru kita bersama, agar tidak ada lagi pengurus parpol yang menyeret beliau dalam pilwali kota Pasuruan 2020,” Pungkasnya. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE