Kasub Divre Madura: Bulog Siap Layani BPNT dengan Baik

0
547

Sumenep | SIGAP88 – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah sudah bergulir bahkan telah dirasakan oleh warga Madura, Jawa Timur.

Intruksi dari Kemensos ( Kementrian sosial) dari bantuan  beras sejahtera (Rastra) yang selama ini telah dijalankan berubah menjadi BPNT yang mekanismenya akan berbeda.

Kasub Divre Madura Ari Hardiono saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan ada perbedaan mendasar antara bansos Rastra dengan bantuan melalui BPNT.

“Kalau Bansos Rastra sudah kita ketahui langsung didistribusikan kepada penerima Manfaat.” tuturnya, Kamis(11/7/2019)

Ari menjelaskan, Sedangkan BPNT, warga penerima BPNT yang terdaftar akan diberikan semacam kartu ATM, yang nominal saldonya sebesar Rp 110.000 dan yang mengelola Himbara (Himpunan Bank Negara) BRI, BTN, MANDIRI,  dan BNI.

“Mekanisme distribusi BPNT, sudah ditentukan oleh Dinsos yaitu melalui e-warung yang merupakan binaan dari Himbara yang ketentuannya bisa dilaksanakan oleh pihak swasta dan pihak Bulog,” Beber Kasub Divre Madura.

Ari juga berharap, dengan keberadaan stock di gudang bulog memadai, maka kami menawarkan kemudahan seperti, penyaluran barang, kita akan bekerja sama dengan pihak Bank saldo dari pihak penerima BPNT di endapkan.

“Kami sangat siap melayani para penerima BPNT dan kami siap mengedrop barang tersebut dan bekerja sama dengan pihak Bank dana yang sudah masuk ke rekening penerima BPNT di endapkan dan disalurkan ke rekening Bulog,” jelasnya.

“Armada kita selalu siap mengantar kapan saja dan apabila ada kerusakan kami siap untuk menerima retur dan kami mempunyai beras Medium, premium, tergantung dari permintaan pasar atau e-warung,” tegasnya.

Selain itu, kita mempunyai persiapan stok yang sangat memadai, sehinga apabila pihak kami dipercaya oleh 4 pemerintah daerah di Kabupaten yang ada di Madura ini

“kami siap dan akan melayani semaksimal mungkin, dan kami yakin bisa memuaskan para penerima manfaat” ujarnya.

Diketahui, louncing BPNT untuk kabupaten Pamekasan dan Bangkalan sudah berjalan sedangkan, Kabupaten Sampang sejak awal tahun 2019, namun Kabupaten Sumenep sampai sekarang masih memakai Bansos Rastra dan kemungkinan kabupaten Sumenep akan beralih ke BPNT pada bulan Oktober. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE