Karang Taruna Raden Santari Gelar Hari Santri Nasional

0
69

Sumenep – Karang Taruna Raden Santari desa Batu putih daya Kecamatan Batu putih Kabupaten Sumenep,Jawa Timur menggelar acara Hari Santri Nasional(HSN)

Dalam acara itu digelar serangkaian acara mulai dari lomba adzan, puisi, pawai obor,atraksi drum band.

Dalam pawai obor, beberapa pihak dilibatkan termasuk perangkat desa,PKK dan santri Madrasah Ibtidaiyah se-desa Batu Putih Daya

Acara puncaknya bakal digelar malam ini Kamis(26/10) dibalut pengajian akbar, yang akan dihadiri budayawan kondang Sawawi Imron.

Ketua Karang Taruna Raden Santari mengatakan,momen ini kami lakukan dengan semangat 22 oktober yaitu semangat para mujahidin membela tanah air,sehingga kami sebagai generasi muda akan menampilkan semangat untuk menjaga kesatuan dan persatuan.

“Gelar ini akan memberikan arti besar kepada semua anggota karang taruna Raden Santari dan semua masyarakat desa Batu putih daya agar memberikan semangat dalam hal menciptakan nuansa persaudaraan yang aman dan kondusif dan diharapkan pula Karang Taruna Raden Santari akan menciptakan perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga masyarakat akan lebih sejahtera”, jelasnya

Lebih lanjut ketua Karang taruna Raden Santari mengungkapkan akan bekerja sama dengan kepala desa dan semua perangkat untuk membangun desa Batu putih daya lebih tepat guna

“Agar peningkatan perekonomian masyarakat lebih baik dengan membuka lapangan kerja yang tertuang dalam Bumdes ” pungkasnya

Kepala Desa Batu putih daya,Harno mengatakan,dengan di gelarnya acara Hari Santri Nasional oleh Karang Taruna Raden Santari, merupakan bentuk dukungan kepada negara.

“Sebagai santri harus mengikuti langkah para penerus agama dalam mempertahankan kedaulatan negara” ungkapnya

Harno menambahkan,” sebagai ummat Muslim apalagi mayoritas masyarakat bahkan pemuda desa Batu putih daya adalah alumni pesantren maka sangat mendukung sekali tanggal 22 oktober sebagai hari santri, karena di tanggal itu merupakan hari dimana para tokoh islam dan para ummat islam mempertahankan Negara ini dari para penjajah” terang Harno.

Harno menandaskan dengan adanya gelar ini akan menjadikan penyemangat kepada semua masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan dan bisa mengisi kemerdekaan dan lebih dari itu menggali potensi para pemuda menghadapi era modernisasi.(Ain)

Komentar
Content Protection by DMCA.com