Kapolres Pasuruan Bagikan 200 Sembako – Masker Pada Tukang Becak dan Gelandangan

49

Pasuruan, Sigap88 – Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK.,S.H,.M.H. Didampingin langsung Danyonkav 8/2 Kostrad Beji Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta. SH dan Kasat Intel Polrestabes Surabaya AKBP Wimboko, SIK Menyerahkan langsung Paket sembako dan Masker kepada masyarakat bawah, Kamis (21/04/2020)

Kapolres Pasuruan membagikan 200 paket sembako dan Masker kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19, Tepatkan pada sasaran. Sembako dan ratusan masker tersebut langsung di bagikan ke Abang tukang becak dan para Gelandangan, Selasa (21/4/2020).

Paket sembako itu berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 5 bungkus mie instan dan Kaleng Sarden.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK.,S.H,.M.H. mengatakan gerakan bakti sosial Polri peduli Covid-19 ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Bakti sosial peduli Covid-19 yang dilakukan oleh alumni AKABRI 2001 dari angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara dan kepolisian itu serentak melaksanakan kegiatan bakti sosial terhadap masyarakat. Polri ini sudah melaksanakan yang kesekian kalinya.

Menurutnya, sebelumnya, polisi sudah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Polri juga memberikan tali asih untuk anggota yang sedang sakit.

Virus Corona ini menjadi ujian berat bagi manusia. Pandemi ini global dirasakan hampir seluruh negara di dunia. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan tidak luput yang terpenting adalah memakai masker di saat melakukan aktifitas apapun itu,” kata Rofiq.

Dikatakannya, kali ini, bantuan sembako diberikan kepada Tukang becak yang biasa mangkal di sekitar alun – alun Bangil dan para Gelandangan yang bertempat di ruko pasar lama yang terdampak pandemi Covid-19.

Masyarakat yang terdampak ini mereka yang kehilangan pekerjaan atau penghasilannya berkurang karena wabah virus Corona.

“Seperti tukang becak dan Gelandangan, mereka tidak bisa bekerja secara normal karena ada pandemi Covid-19. Penghasilan mereka pasti berkurang,” ujarnya

Tambah Rofiq. Ia mengungkapkan dana untuk membeli sembako merupakan donasi dari para anggota Polri dan sebagian masyarakat yang peduli. Mereka menyumbangkan uang dan sembako untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kami tidak memotong dana operasional untuk pengadaan sembako. Dananya dari donasi seluruh anggota Polri dan masyarakat. Ada anggota yang menyumbangkan gajinya untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Saya mengapresiasi kepedulian para anggota dan masyarakat,” katanya.

Untuk menghindari kerumunan, kata Rofiq, bantuan sembako diberikan secara door to door ke masyarakat. Petugas datang langsung ke jalan para penerima bantuan.

“Hari ini, semua bantuan sembako harus sudah tersalur ke masyarakat,” tegasnya. (Adk)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE