Kantor UPT Capil Kecamatan Arjasa di Serbu Warga

129

Sumenep | Sigap88 – Selama tiga hari Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Catatan Sipil (Capil) Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur sudah bisa mengoperasikan pencetakan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Sehingga, Kantor UPT Capil Arjasa di serbu oleh warga yang akan melakukan perekaman KTP. “Sejak hari Sabtu kemaren ratusan warga mendatangi Kantor Capil untuk melakukan perekaman E-KTP,” kata Kepala UPT Capil Kecamatan Arjasa Moh. Hasyi. Selasa (17/03/2020).

“Mulai pertama kali pelaksanaan pencetakan KTP dari hari Jum’at sampai malam Minggu yang tercetak sudah mencapai 215 keping KTP,” jelas Hasyi.

Sesuai petunjuk Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumenep, prioritas pencetakan E-KTP harus kepada pemula (PRN), untuk KTP hilang dan rusak ditangguhkan terlebih dahulu. “Dari Dinas Dukcapil kami pertama dikirim blanko KTP 500 keping,” ucapnya..

“Capil Arjasa menangani 3 Kecamatan seperti, Kecamatan Arjasa, Kangayan dan Sapeken sehingga sangat membutuhkan blanko KTP yang sangat banyak, mengingat 2 hari saja yang sudah tercetak sebanyak 215, itupun hanya 3 desa saja di Kecamatan Arjasa,” ungkap Hasyi.

Hasyi menyebutkan, bahwa kendala terletak di kamera karena seringkali kamera mengalami eror harus klik dua kali, dan kami memohon agar supaya kamera perlu di ganti.

Sementara Kabid KTP Disdukcapil Sumenep Drs Wahasa, MM menyampaikan, sementara ini UPT Capil Arjasa bisa mengoprasikan (Cetak KTP) langsung sehingga bisa menangani perekaman baga warga di tiga Kecamatan.

“Untuk mengantisispasi membludaknya antrian E-KTP di MPP ( Mall Pelayanan Publik) dan mempermudah jangkauan masyarakat kepulauan untuk mencetak E-KTP,” kata Wahasa.

Wahasa menjelaskan pula, bahwa blanko e-KTP akan kami upayakan terkirim sesuai kebutuhan, yaitu prioritas pemula dan bagi yang perubahan KTP kami mohon kepada masyarakat agas bersabar terlebih dahulu. “Kami sementara ini memprioritaskan bagi PRN,” pungkasnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE