Kakek 80 Tahun di Sumenep Tewas Mengenaskan

0
2697

Penuh Luka di sekujur tubuh

Sumenep SIGAP88 – Warga Dusun Sukon Desa Kolo-Kolo Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep, mendadak gempar

Pasalnya, seorang pria berusia lanjut ditemukan meninggal dunia dengan kondisi sangat mengenaskan pada hari Rabu (06/02)

Informasi yang berhasil didapatkan SIGAP88.COM menyebutkan, korban diketahui bernama Suadin tewas diduga dibunuh orang tak dikenal

Sebab pada tubuh kakek 80 tahun tersebut dipenuhi dengan luka bacokan senjata tajam di sekujur tubuhnya

AKP Mohammad Heri, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Jumat,(08/02) mengatakan peristiwa pembunuhan di rumah milik korban terjadi pada Rabu malam sekira pukul 23.40 WIB

Heri menambahkan, korban meninggal di kamarnya,”korban tewas didalam kamar belakang rumahnya” katanya

Sebelumnya, ungkap Heri, menurut keterangan saksi, sebelum terjadi insiden pembunuhan, korban berada di kamar belakang. Sementara, Jahri isteri korban berada di kamar tengah bersama sang cucu

Pada malam itu,sang istri dalam beberapa menit sebelum terlelap tidur mendengar suara teriakan ah… ah…

“Sehingga istri korban mencari senter untuk keluar kamar dan menghidupkan lampu dimana kondisi saat itu lampu padam dengan tiba tiba”beber pria dengan tiga balok dipundaknya

Masih kata Heri,Saat peristiwa itu terjadi, posisi pintu rumah korban belum terkunci karena masih belum tidur.

“Jahri yang mendapati tubuh Suadin yang bersimbah darah kemudian berteriak minta tolong,selang beberapa menit warga berdatangan bahkan Kepala Desa Kolo-Kolo juga mendatangi rumah korban sekitar pukul 02.00 WIB.” paparnya

“Kemudian Kepala Desa Kolo Kolo langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kangean” sambungnya

Diungkapkan AKP Heri,”Korban mengalami luka robek di bagian paha kanan sampai tulang patah, jari telunjuk tangan kanan putus dan wajah hancur mirisnya pagi isi kepala keluar” terangnya

Akibat peristiwa tragis tersebut, pihak Polsek Kangean mengamankan barang bukti berupa sarung milik korban, potongan gagang senjata tajam yang diketemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Modus operandi sementara, korban diduga memiliki ilmu santet.Guna penyelidikan lebih lanjut, jasad korban dilakukan visum, untuk mencari pelaku pembunuhan tersebut.

Kendati demikian, “pihak korban menolak untuk dilakukan visum dan bersedia buat pernyataan”, pungkasnya(Ain)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA/Telp 0838 3025 3823 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS