Jelang Ramadhan, Gus Ujay Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim

0
88

Pasuruan, Sigap88 – Dalam rangka malam penutupan Sementara Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi, Yayasan AL – Manaqi menggelar acara malam Tasyakuran, pada Sabtu malam (4/5/2019) sekira pukul 19 ; 00 Wib.

Acara malam penutupan Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi ini digelar di depan halaman Yayasan AL -mananaqi, yang berlokasi di Jalan Gumuk Mas, RT- 04 RW – 02 Desa Madurejo, Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Hadir dalam acara tersebut, Gus Ujay Selaku Pengasuh Yayasan AL – Manaqi, Gus Nawawi Al Sholcha, pembina Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi, Tokoh Masyarakat dan Seluruh Peserta Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi serta Masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini, Gus Ujay, yang juga pengasuh Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi, menyampaikan dalam pidatonya, pihaknya Ingin membuat sesuatu yang lebih baik, terlepas dari orang tidak menyukainya, dirinya akan tetap berbuat baik kepada sesama,” kata Gus Ujay.

PT Banner BaitiSholawat

Usai acara, Gus Ujay menjelaskan, “Di bulan ramadhan, Jamaah Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi hanya melakukan kegiatan buka puasa bersama dan Khotmul Qur’an keliling, baru akan di aktifkan lagi Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi ini setelah lebaran,” jelasnya kepada awak media.

Gus Ujay saat memberikan tausyiah bersama Gus Nawawi, di depan para Jamaah yang hadir

Selain itu, acara malam penutupan Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi pada malam ini, selain melakukan tasyakuran menjelang ramadhan, juga menggelar acara santunan anak yatim.

Dikatakan Gus Ujay, “Sekitar 21 anak yatim yang telah menerima santunan dari tiga lembaga, yakni Yayasan AL- Manaqi, Majelis Dzikir dan satu lagi dari jama’ah, Samsul Hadi,” katanya.

Sementara itu, Gus Nawawi Al Sholcha selaku Pembina Majelis Dzikir Manaqi AL – Bagdadi, mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati sesama dengan saling menjaga diri dalam ucapan serta perbuatan yang bisa membatalkan puasa.

“Di bulan Ramadhan ini mari kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain dengan saling menjaga ucapan serta perbuatan yang bisa membatalkan puasa,” ungkap Gus Nawawi yang juga ketua Yayasan, Pondok AL- Sholcha Warungdowo.

Gus Nawawi juga menambahkan bahwa perlu adanya sinergitas antara lembaga, masyarakat dengan pemerintah untuk melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih menghormati bulan suci ramadhan. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE