Jalan Raya Depan Kecamatan Arjasa Sumenep, Jadi Lahan Pasar

544

Sumenep | Sigap88 – Sangat memprihatinkan sekali, pemandangan setiap hari, apalagi pada sore hari, jalan di depan Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur menjadi lahan bagi penjual ikan dan lainnya, yang mengakibatkan jalur tersebut mengalami kemacetan.

Jalan Kabupaten yang berada didepan Kecamatan Arjasa memang di beri tembok pembatas di tengah untuk membagi jalan yang dari arah timur dan dari arah barat yang tujuannya untuk memperindah kota Kecamatan Arjasa.

Namun, sejauh itu pasar yang berada tepat di barat Kantor Kecamatan Arjasa, setiap hari, pada sore hari pedagang menutup penuh jalan akses dari barat sehingga kemacetan panjang terjadi. “Ini sangat mengganggu pengguna jalan,”Kata Ali, warga setempat

“Pasar depan alun alun Arjasa sangat mengganggu pengguna jalan karena disebabkan oleh para penjual ikan dan yang lain, menggelar dagangannya di jalan raya depan Kecamatan Arjasa,” jelasnya.

Sejauh ini, pasar yang terletak di barat Kecamatan Arjasa, diketahui merupakan milik pribadi.

“Pedagang menggelar dagangannya di jalan raya Arjasa dikarenakan tidak ada ketegasan dari Forpimka Kecamatan Arjasa,” ungkap Ali.

Selama ini kata Ali, sepertinya ada kecenderungan pembiaran oleh Forpimka Arjasa, sehingga para pedagan berani menggelar di jalan raya.

“Seharusnya Forpimka dengan tegas melakukan penertiban terhadap pedagang yang ada didepan alun-alun,” tegas Ali.

Sementara, Camat Arjasa Huseiri Huzen, S.Sos. MM saat dihubungi melalui telepon genggamnya tidak merespon, walaupun nada deringnya kedengaran aktif.

Sedangkan Kapolsek Kangean Iptu Rahmatullah menyampaikan, pihaknya telah melakukan tegoran dan pemindahan terhadap pedagang yang menggelar dagangannya di Jalan raya.

“Pihak Polsek telah melakukan tidakan dengan memberikan peringatan terhadap pedagang agar tidak menggelar dagangannya di jalan raya karena mengganggu arus lalu lintas,’ kata Iptu Rahmat.

Bahkan, pihaknya menghimbau kepada para pedagang agar berjualan di pasar Arjasa, namun tetap kembali lagi. “Masyarakat tetap bersikukuh kembali lagi jualan di jalan raya depan alun-alun Arjasa,” jelasnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE