Hutan Kawasan Tanjung Batu Hancur di Tambang Timah Ilegal

77

Bangka Belitung, SIGAP88 – Terkait tambang illegal yang memporak porandakan hutan bakau dusun Tanjung Batu, Desa Lumut, Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan ( KPH ) segera melakukan peninjauan ke lokasi setempat Senin ( 22/10/18 ).

Kita segera ke lokasi untuk memetakan lokasi yang di maksud, setelah kita dari lapangan, baru bisa memberikan informasi tambang ilegal yang dimaksud apakah masuk dalam kawasan hutan konservasi atau hutan larangan lainnyaā€¯ ujar salah seorang staff KPH Dinas Kehutanan Provinsi Babel melalui sambungan telpon kepada wartawan, Senin ( 22/10/2018 )

Di ketahui sebelumnya geliat penambangan timah ilegal dengan sistim rajuk atau tower dusun Tanjung Batu sebagian besar masuk dalam kawasan hutan konservasi gunung maras.

Dari informasi warga dilapangan selain tambang rajuk dan tower, tambang inkonvensional ( TI ) darat juga menggunakan alat berat sejenis escavator, akibatnya, puluhan hektar kawasan hutan dan daerah Aliran Sungai ( DAS ) rusak parah yang di koordinir oleh oknum Kepala Dusun setempat

Agus selaku Kadus, Tanjung Batu membantah kalau dirinya dituding selaku kordinator tambang ilegal didaerah itu namun dia tidak membantah aktivitas tambang ilegal itu didominasi oleh warga setempat

“Bukan saya pak kordinator tambang itu” saya tidak melarang ataupun menyuruh aktivitas terlarang tersebut kata Agus melalui sambungan telpon kepada wartawan, Rabu (17/10/2018), diakuinya jumlah tambang ilegal yang beraktivitas di kawasan hutan ada 30 unit sedangkan yang menggunakan alat berat jenis escavator ada dua unit.

Kabag Ops Polres Bangka Kompol S. Sophian seizin Kapolres Bangka AKBP Budi Ariyanto mengaku pihaknya sudah sering melakukan patroli bahkan sudah pernah melakukan tindakan, akan tetapi ketika dilakukan razia aktivitas dilapangan sepi

Polres Bangka sudah sering menghimbau kepada penambang timah ilegal di wilayah hukumnya, baik secara prehensif dan preventif bahkan kepolisian tidak segan melakukan tindakan tegas ujar Kompol S Sophian melalui sambungan telpon Rabu ( 17/10/2018 )

Pantauan wartawan setelah munculnya pemberitahuan tentang tambang illegal di Tanjung Batu, terpantau satu unit escavator ditarik dari lokasi itu dengan dikawal oleh Agus selaku Kadus Tanjung Batu dan sudah dua hari ini tidak lagi bekerja akibat pemberitaan ini, kata Kadus Rabu ( 17/10/2018 ). (Him)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS
Content Protection by DMCA.com