Hadapi Tahun Baru 2021 Ditengah Pandemi Covid-19, Ini Kata Kapolsek Prigen

54

Pasuruan, Sigap88 – Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Kapolsek Prigen AKP Bambang menghimbau kepada masyarakat dan seluruh pengelolah wisata di kawasan Prigen, agar tidak ada perayaan yang akan berpotensi mengundang kerumunan.

Hal itu dikatakan Kapolsek Prigen AKP Bambang Tri Sutrisno, yang baru menjabat tiga pekan sebagai Kapolsek Prigen, bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan sejumlah ormas dan pengelolah wisata maupun villa agar seluruh perayaan tahun baru 2021 ditiadakan.

“Dimasa pandemi covid- 19 ini, kami sudah mengumpulkan sejumlah ormas dan pengelolah wisata maupun villa di wilayah Prigen, agar tidak melakukan perayaan tahun baru,” Ungkap Bambang.

Dikatakan Bambang, ditiadakannya perayaan pada tahun baru khususnya di wilayah Prigen ini, sesuai intruksi pemerintah pusat. hal ini untuk mencegah penyebaran civid- 19, khususnya di wilayah Prigen, kabupaten Pasuruan.

“Tidak boleh ada perayaan, contohnya perayaan petasan. kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran covid- 19 ini sangat diharapkan, agar wilayah Prigen yang sudah zona orange ini bisa menjadi hijau,” Kata pria muda dengan tiga strip dipundaknya ini.

Berkaitan dengan mengantisipasi membludaknya pengunjung pada malam tahun baru 2021 di Wilayah Prigen, Kapolsek Bambang, juga sudah berkoordinasi sama pihak Polres, dalam hal ini Satlantas dan Muspika setempat.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak Satlantas Polres Pasuruan dan Pengelolah wisata, untuk mendapatkan satu pemahaman terkait dengan arus kemacetan, ” Terangnya.

Menurut Kapolsek Bambang, untuk tahun baru 2021 ini, mengantisipasi adanya kemacetan di wilayah Prigen, tidak jauh beda dengan tahun – tahun sebelumnya.

“Nantinya akan ada tambahan terkait penyesuaian di tengah pandemi covid- 19 ini, serta bagaimana kita, agar kemacetan khususnya di wilayah Prigen ini tidak menjadi klaster,” tutupnya. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE