Gubernur Jatim Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan Dungkek, Sumenep

0
0

Sumenep | SIGAP88 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meletakkan batu pertama pembangunan pelabuhan Dungkek kecamatan Dungkek kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu 11 Mei 2019

Acara tersebut dihadiri oleh Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa, Bupati Sumenep Dr KH. A Busyro Karim, M.Si Wakil bupati Achmad Fauzi Forpimda dan jajaran OPD Provinsi dan OPD kabupaten Sumenep

Gubenur menjelaskan pengembangan pelabuhan Dungkek jalur ke pulau oksigen kepulauan Gili Eyang sebesar menelan dana senilai Rp 60 milyar dari dana APBD Provinsi Jatim 2019.

Program tersebut bagian dari sirkulasi penduduk sumenep dan sirkulasi mobilisaai arus transformasi dan jasa, agar lebih mempermudah akses masyarakat setempat

“Hal ini, bagian respon dari kita yang masih bisa disupport oleh ABPD Kabupaten, Provinsi dan dari pusat”, kata Gubernur

Kepulauan Gili eyang merupakan suatu aset yang sangat besar, yang merupakan wilayah yang mempunyai kandungan oksigen termurni nomer 2 setelah Yordania.

Sementara, Bupati Sumenep Dr KH. A Busyro Karim, M.Si menyebutkan ada 5 pelabuhan besar yang sangat perlu perhatian diantaranya, pelabuhan Dungkek, Ra’as, Arjasa, Sapeken dan Masalembu.

“Dengan anggaran Rp 60 Milyar sangat memadai untuk menjadi pelabuhan Nasional dan diharapkan lagi untuk pelabuhan yang lain, yang ada di kabupaten Sumenep tetap menjadi perhatian dari pemerintah Provinsi dan Pusat”, kata Busyro.

Menurutnya, kabupaten Sumenep mempunyai tebaran kepulauan sebanyak 48 yang berpenghuni dan mempunyai tambatan sebanyak 58, sehingga sangat membutuhkan kucuran dana dari pemerintah Provinsi.

“Merupakan suatu kebutuhan masyarakat Sumenep mengenai lancarnya transportasi laut, maka dengan hal itu kami menyadari mungkin tahun depan dan tahun yang akan datang pemerintah Provinsi Jawa timur tetap memberikan anggaran untuk pelabuhan”, harap K. Busyro. (Min)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE