Gelapkan Mobil, Warga Pamoroh Dilaporkan ke Polisi

19

Pamekasan | Sigap88 – Kasus penggelapan mobil yang dilakukan oleh terlapor berinisial B (51), Alamat Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur saat ini sudah resmi di laporkan ke Polres Pamekasan. Jum’at (27/11).

Kejadian tersebut berawal pada 20 Agustus tahun 2018 dimana korban atas nama Ach. Faqi, Alamat Dusun Berbato, Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Setempat melakukan transaksi jual beli mobil dengan terlapor B, namun pada saat itu tersangka tidak langsung melakukan pembayaran.

Dan pada saat itu pula terlapor beralasan bahwa akan membayar mobil tersebut pada pertengahan bulan Oktober 2018, namun ternyata keesokan harinya terlapor menyuruh seseorang mengambil BPKB dengan alasan utnuk modal bisnis.

“Terlapor waktu itu sempat mengajukan surat pernyataan perjanjian sertifikat tanah, tapi klaine kami tidak mau, sehingga terlapor kemudian bilang bahwa lebih mahal mana antara mobil yang harga Rp. 70 juta dengan harga tanah ini, sehingga klaine kami pada saat itu merasa yakin bahwa terlapor nanti akan membayarnya”. Kata Kuasa Hukum Moh. Taufik, S.I.Kom, S.H, M.H.

Sedangkan, Isi dari surat pernyataan perjanjian tersebut di tulis selama 7 hari, dan ternyata ketika korban menyetujui dan menandatangani surat perjanjian tersebut terlapor sampai saat ini tidak ada niatan untuk membayarnya.

“Dari isi surat perjanjian itu yang tertulis selama 7 hari terlapir sampai saat ini tidak membayar kepada klaine kami, dan sudah terhitung 2 tahun dari 2018 sampai saat ini namun tetap saja terlapor tidak ada itikat atau niatan membayar”. Terangnya.

Sebelum dilakukan pelaporan kepada pihak Kepolisian, korban masih sempat melakukan upaya mediasi dan semacamnya, tetapi tetap saja tidak ada hasilnya sama sekali.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas sehingga ini bisa jadi pembelajaran bagi semua orang bahwa jangan sembarangan untuk berjanji apabila tidak di tepati, dan ini deliknya adalah delik penggelapan dengan pasal 372 KUHP, sehingga kalau semisal terbukti nanti akan di pidana selama 4 tahun dengan denda Rp. 900 ribu”. Tegasnya. (Rob/Erw)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE