Format Tetap Minta Tander Offtake SPAM di Gagalkan. Ini Salah Satu Alasannya

127

Pasuruan, sigap88 – Hasil tander pada proyek pembangunan Offtake SPAM, sampai hari ini masih menyisakan isu isu tak sedap yang dilontarkan oleh para aktivis pada pemerintah Kabupaten Pasuruan. Usai didemo oleh Format beberapa hari yang lalu, kaitan dengan dugaan pengondisian proyek miliaran itu, sampai hari ini (5/8/2018) kondisinya masih menanas.

Maky, ketua Format saat dikonfirmasi perihal tuntutannya, pihaknya tetap pada pendiriannya akan melaporkan dugaan kongkalikong ini ke meja hijau. Dikatakan Maky, bahwa proses tander pemb. Offtake SPAM harus retender, karena disinyalir kuat melakukan kongkalikong pada prosesnya.

Diketahui, salah satu pemenang tander yakni PT. Permata Anugerah Yalasamudra, melakukan dua penawaran pada satu paket pekerjaan yang sama. Maky menilai bahwa ini merupakan salah satu bukti, bahwa rekanan telah melakukan kesalahan dan melanggar Juknis, serta pemkab melakukan pembiaran. “Dalam Juknis Perpres No 4 tahun 2015 tentang pengadaan barang dan jasa, disitu pihak rekanan tidak dibolehkan melakukan dua penawaran pada satu pekerjaan, jika ini terjadi, maka PT yang menawar dikenakan sanksi. Sanksi tersebut bisa pembatalan bahkan sampai pidana,” ungkap Maky.

Selain itu, Maky menduga bahwa Proses Tander Pemb. Offtake SPAM terindikasi melakukan persekongkolan dengan peserta yang lain untuk mengatur harga penawaran. “Data-datanya sudah saya kumpulkan, dilihat saja, siapa yang jelas kalah dalam hal ini,” tuturnya.

Ia juga memberikan -Warning- pada Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar lakukan Retender. “Saya cuma minta pemkab lakukan pembatalan, karena bukti-bukti persekongkolan sudah ada di saya. kalau tidak, tunggu saja apa yang bakal terjadi,” Ucap Maky.

Heru Widiyanto kepala ULP saat ditemui dikantornya pada beberapa hari yang lalu, lebih mangambil diam dan enggan berkonentar. “Biar Pokja aja yang jelasin masalah itu mas, terkait masalah tuntutan Format pada jabatan saya, biar saya serahkan pada Sekda,” Ucapnya. (Taufiq)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS