Dugaan Penyelewengan Anggaran Al Gontory Berbuntut Panjang

0
2165

Tulungagung, SIGAP88 – Dugaan adanya penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran sekolah di yayasan Al Gontory berbuntut panjang.

Hal tersebut membuat semua Guru dan staff yayasan Al-gontory geram, pasalnya banyak kejanggalan-kejanggalan tentang administrasi yang tidak transparan dan tidak kooperatifnya beberapa oknum yang memanfaatkan.

Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Gontory yang berada di Tulungagung ini berdiri sejak (23/03/2011) silam sudah memiliki beberapa sekolah diantaranya di Tamanan, Karangwaru dan Kutoanyar yang kesemuanya sudah berdiri dan kegiatan belajar mengajar berjalan normal.

Namun, Mulai hari ini kamis tanggal (11/01/2017) lalu, sebagian besar guru TK dan SD yayasan Al-gontory sudah tidak lagi aktif mengajar dan memilih untuk pindah ke yayasan Al-ishlah yang mana dulunya adalah yayasan Al-gontory dan sudah berganti nama lembaga.

Menurut keterangan Ketua Yayasan Al-Gontory Zainal Aly semua guru yang sudah mengundurkan diri sebanyak 17 orang dan sudah menulis dan menandatangangi surat perjanjian,dan masalah yang ada sekarang hanya lingkup intern mereka semua dan semua sudah diselesaikan dan terkendali.

Akan Tetapi, menurut keterangan beberapa saksi dan merupakan sumber terpercaya menyebutkan, ada bukti yang mengejutkan bahwasannya banyak kecurangan yang belum terungkap, mulai dari tidak adanya kwitansi keluar masuknya keuangan sampai dana kas yayasan yang tidak ada kejelasan dan rincian penggunaannya.

Lebih lanjut, sumber menambahkan bahwa sejak mendapatkan dana dari pemerintah pada tahun 2017 yayasan al-gontory sudah mulai ada penyimpangan.

“Aliran dananya tidak sesuai dengan fakta dan dugaan itu muncul disaat menerima dana hibah pertama dan adanya pembengkakan nilai dan harus ada dana talangan dari yayasan”, imbuh sumber yang mewanti-wanti namanya jangan dipublikasikan. bersambung…(DST)