DPO Pelaku Pembunuhan Sadis Warga Tamberru Laok Diringkus Polisi

196

Sampang | Sigap88 – Kasus Pembunuhan yang menimpa Tora’i pada 29 November 2019 lalu di dusun duwek rajeh Desa Tamberru laok Kecamatan Sokobenah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur, kini pelaku yang sempat buron berhasil di ringkus oleh Polisi.

Tersangka inisial L yang sempat hampir satu tahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil di amankan oleh Satreskoba Polres Pamekasan dengan kasus berbeda yaitu Narkoba jenis Sabu sabu.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K menyampaikan saat Konferensi pers pada hari Senin 10 Agustus 2020, tersangka L adalah salah satu tersangka pembunuhan terhadap Tora’i.

“Kasus pembunuhan dengan korban Tora’i ads dua tersangak yaitu inisial A dan L,” kata Kapolres Sampang AKBP Didit.

Di jelaskan oleh Kapolres Didit bahwa tersangka A sudah berhasil ditangkap beberapa bulan yang lalu dan sudah di vonis 10 tahun oleh pengadilan Negeri Sampang. “Peran tersangka L membaantu tersangka A saat tersangka A bergumul dengan korban Tora’i,” jelasnya.

Saat duel 1 lawan 1 tersangka A kepepet, namun datang tersangka L menarik kaki korban Tora’i sehingga korban jatuh tersungkur. “Saat jatuh tersungkur korban Tora’i di pukul lehernya oleh tersangka A beberapa kali dengan memakai kayu sehingga meninggal,” terangnya.

Sementara, tersangka L saat di konfirmasi oleh awak media menyampaikan penyesalannya, karena telah membantu tersangka A dalam melaksanakan pembunuhan.

“Setelah pembunuhan tersebut saya nelarikan diri ke Sumenep bahkan ke pulau Sapudi dan ke Pamekaaan,” jelasnya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim polres Sampang menyampaikan, terima kasih kepada Satreskoba Polres Pamekasan yang telah menangkap tersangka L walaupun dengan kasus yang berbeda.

“Tersangka L saat ini masih dalam penyidikan Polres Pamekasan dengan kasus Narkoba dan kami Polres Sampang juga akan memproses tersangka L atas perbuatannya yang menghilangkan nyawa orang,” terangnya.

Menurut keterangan kedua tersangka, dirinya membunuh tersangka karena dendam, dianggap korban mempunyai ilmu.santet dan menuduh korban yang telah menyantet orang tua tersangka A.

Sedangkan, pasal yang akan terapkan kepada tersangka L dikarenakan telah menghilangkan nyawa orang dengan terencana dan dengan pengeroyokan akan di jerat dengan pasal 340 KUHP sub pasal 338 KUHP atau pasal 270 ayat 3 KUHP sub pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun. (Eny)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE