DPC Partai Hanura Laporkan Indikasi Kecurangan Dalam Proses Pemilu di Dapil VI Kec. Arjasa

0
180

Sumenep sigap88– Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) melaporkan indikasi kecurangan dalam Proses Pemilihan Umum (Pemilu) di Kecamatan Arjasa, kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ke Bawaslu Sumenep, Kamis, (2/5/2019).

“Laporan kecurangan secara masif, yang dilakukan beberapa oknum di tingkat panitia, diwilayah dapil VI kecamatan Arjasa”, ungkap Risqi Adam.

Risqi yang merupakan dewan Hukum Partai Hanura mengungkapkan, indikasinya anak dibawah umur yang juga ikut mencoblos. Sesuai aturan, anak dibawah umur tidak diperbolehkan karena tidak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

“Indikasi tersebut terjadi di beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar di beberapa desa yang di antaranya Desa Angkatan, Kolo-kolo, dan Desa Sumber Nangka,” jelasnya.

PT Banner BaitiSholawat

Risqi Adam berharap agar Bawaslu menindak lanjuti laporan tersebut agar supaya kedepannya tidak terjadi hal yang serupa, dan apabila ada oknom yang memanfaatkan hal itu bisa di tindak tegas.

“Semua bukti sudah kami lampirkan dalam pelaporan seperti foto dan bukti video”, jelasnya pula.

Sedangkan Komisioner Bawaslu Imam Syafi’i saat di temui di Islamic center membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari Hanura dan akan mengkaji apakah laporan tersebut memenuhi
syarat formil dan materiil, maka akan diproses, jika tidak maka akan dikembalikan kepada pelapor.

Akan kami kaji terlebih dahulu Laporan ini, apabila nanti sudah memenuhi syarat akan ditindaklanjuti untuk proses. “Apakah ini pidana atau adminitrasi, kalau pidana maka akan kita teruskan ke Kepolisian kalau adminitrasi akan dilakukan Ajudikasi,” tegasnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE