Dokter Gadungan Tipu Teman SMA

0
41

Raup puluhan Juta Rupiah

Surabaya – Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkar kasus penipuan dengan modus sebagai Dokter.

Dokter abal-abal berinisial CH itu menawarkan pekerjaan di sebuah rumah sakit swasta terkemuka di Surabaya yang ingin bekerja sebagai perawat atau bidan.

Dokter gadungan itu telah menipu 3 orang temannya saat duduk dibangku SMA

Dari hasil penipuan itu, warga asal Dusun Genceng Desa Simongagrok Kec Dawarblandong Mojokerjo ini, berhasil meraup keuntungan puluhan juta rupiah.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Juliana kepada wartawan mengatakan, “Pelaku nekat menipu dengan dalih terlilit hutang” ungkapnya

Dewa menambahkan, “Pelaku berpura-pura menjadi Dokter di salah satu rumah sakit dan menjanjikan kepada para korban sebuah pekerjaan sebagai perawat atau bidan” imbuhnya

Masih kata Dewa, terbongkarnya kasus ini berkat laporan dari masyarakat yang sebelumnya diterima oleh anggota Polantas dan selanjutnya diteruskan kepada pihak Reserse Kriminal

“Setelah melalui proses penyelidikan diketahui faktanya pelaku memang menjanjikan kepada para korban agar bisa bekerja di rumah sakit di kawasan Gubeng Surabaya” ungkapnya

Dewa menjelaskan, ketiga korban yang berhasil ditipu oleh pelaku yakni MR yang telah menyerahkan sejumlah uang 35 juta rupiah,kemudian EP telah membayar 20 juta rupiah, selanjutnya korban HD, telah menyerahkan uang 24 juta rupiah.

“Ketiganya merupakan warga asli lamongan” terang Dewa

Pelaku kepada para korbannya mengaku sebagai dokter sejak tahun 2016, dan terhadap orang tua maupun mertuanya, bahkan kepada sang istri, pelaku juga mengaku sebagai dokter yang bekerja di Rumah Sakit Swasta di Kawasan Gubeng Surabaya.

Dihadapan Polisi, tersangka yang tinggal di kawasan Manyar ini mengatakan bahwa sejumlah barang bukti berupa Jas Dokter, Stetoskop dan Kontrak Kerja sengaja disiapkan untuk mengelabuhi para korbannya.

Akibat perbuatannya, kini tersangka CH harus rela mendekam di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya.

“Tersangka kami jerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman kurungan 4 tahun penjara” pungkas pria dengan satu melati dipundak ini (Don/Bib/SR)

Komentar
Content Protection by DMCA.com