Dipicu Dendam Lama, Dua Kubu Warga Desa Kedawang Nguling Saling Bacok

1571

Pasuruan, Sigap88 – Perkelahian dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) kembali terjadi antara dua kelompok warga Dusun Sumurlecen Desa Kedawang, kecamatan Nguling kabupaten Pasuruan, Selasa (30/6/20).

Perkelahian (Carok) antara dua kelompok, yakni kelompok Paidi dan kelompok Yunus ini, terjadi sekitar pukul 18:45 Wib di Jalan desa setempat, tepatnya di dsn. Sumurlecen RT. 35 RW.15 ds. Kedawang, dipicu dendam lama antar kedua kelompok.

Awalnya, pada hari Selasa, 30 Juni 2020 pukul 18:00 wib. Sdr. PAIDI dkk sedang mengikuti acara pengajian di mushola sdr. ISHAK dsn Sumurlecen RT.39 RW.15 di desa Kedawang. sepulang dari acara pengajian, Paidi dkk dihadang oleh kelompok Yunus dkk.

Menurut Muklis, saksi warga desa setempat, mengatakan bahwa, warga setempat sudah memberi kabar atas penghadangan yang dilakukan oleh kelompok Yunus. namun, kelompok Paidi tidak menghiraukan adanya penghadangan tersebut.

“Kami sudah memberikan peringatan kepada Pihak Paidi, agar supaya tidak pulang dulu, namun tidak dihiraukan. malah, Paidi dkk mengatakan, ‘memang itu yang aku inginkan’,” Kata Muklis.

Karena tidak menghiraukan peringatan warga, Paidi dkk bersikukuh pulang dan sesampai di TKP ( Jalan dsn. Sumurlecen ds. Kedawang kec. Nguling kab. Pasuruan ) sdr. PAIDI dkk yang berjumlah 4 orang dihadang oleh kelompok sdr. YUNUS dkk yang berjulah 3 orang sehingga terjadi perkelahian antara kedua kubu / kelompok dengan menggunakan senjata tajam.

Akibatnya, kedua kelompok mengalami luka bacok. Paidi mengalami luka robek dibagian mulut, kaki sebelah kiri, pergelangan tangan sebelah kanan hingga dirawat di rumah sakit Bangil, dan Yunus mengalami luka robek akibat senjata tajam dikepala, hingga dirawat di rumah Sakit Probolinggo.

Dari berkelahian tersebut, kelompok Paidi yang terluka bacok, dirawat di RSUD Bangil, sedangkan kelompok Yunus, dirawat di Rumah Sakit Moh. Saleh Probolinggo. (Ags)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE