Diduga Tak Sesuai Aturan, Pengangkatan Perangkat Desa Klampok Jadi Sorotan

278

Probolinggo, Sigap88 – Setelah beberapa hari lalu pemerintah desa Klampok kecamatan Tongas kabupaten Probolinggo di sorot masyarakat terkait pelantikan Badan permusyawaratan desa (BPD),yang di nilai tidak sesuai prosedur, Kini kembali pemerintah desa klampok menjadi bahan sorotan terkait pengangkatan perangkat desa yang juga tidak sesuai aturan dan seolah dilakukan penunjukan langsung oleh kepala desa.

Hal ini sebagaimana di utarakan oleh sebagian besar masyarakat desa Klampok, yang tidak pernah mengetahui adanya pengumuman ataupun seleksi pengangkatan calon perangkat desa. Ysn, salah satu tokoh masyarakat desa klampok, mengatakan pada media sigap88, bahwa dirinya tidak pernah mendengar ataupun mengetahui di desanya ada pengumuman seleksi calon perangkat desa.

“Selama saya ini tidak pernah mendengar tentang seleksi pengangkatan calon perangkat desa. tahu tahu ada pelantikan sekretaris desa dan perangkat dikantor desa Klampok,” katanya.

Terkait polemik pengangkatan perangkat desa tersebut, juga tuai reaksi dari ketua Lsm Penjara kabupaten Probolinggo, Sudarmanto menegaskan, “Seharusnya, pemerintah desa memberikan contoh yang baik pada masyarakat dengan menjalankan prosedur dan aturan yang semestinya,hal ini juga sebagai pembelajaran bagi masyarakat desanya,bukan malah kangkangi peraturan yang ada,” tegas Darmanto.

Darmanto juga menegaskan bahwa mekanisme pengangkatan perangkat desa sudah di atur dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa,pada pasal 4 ayat satu(1) dijelaskan bahwa mekanisme pengangkatan perangkat desa sebagai berikut,
-kepala desa membentuk tim seleksi penjaringan dan pengangkatan perangkat desa.
-Tim seleksi melakukan penjaringan dan penyaringan calon perangkat desa
-hasil penjaringan dan penyaringan calon perangkat desa sekurang  kurangnya dua (2) orang calon dikonsultasikan oleh kepala desa kepada camat
-dalam hal camat memberikan persetujuan,kepala desa menerbitkan keputusan kepala desa tentang pengangkatan perangkat desa .
-dalam hal rekomendasi camat berisi penolakan ,kepala desa melakukan penjaringan dan penyaringan kembali calon perangkat desa.

Sejalan dengan Darmanto ,Agus Jalaludin ketua umum GAB (Gema Anak Bangsa) juga berharap, bupati Probolinggo lebih serius dalam memberikan pembinaan pada pemerintah desa, dan jika perlu, turun langsung ke pemerintah desa melihat langsung, terutama pada hal hal yang krusial.

“Dalam situasi seperti ini, Bupati harus turun, terutama dalam permasalahan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. apabila dalam pelaksanaannya tidak sesuai aturan, maka hal tersebut akan terjadi niatan memanipulasi data sehingga menjadi polemik dan sorotan bagi masyarakat,” Terang Agus.

Sampai berita ini ditulis, pihak Pemerintah desa Klampok, Sutam selaku Sekretaris desa saat dihubungi via seluler (What’s App) tidak ada jawaban sebagai bentuk konfirmasi terkait permasalahan tersebut. (Laks/Gus)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE