Desa Rombiya Timur Ikuti Lomba Desa Tingkat Kabupaten

16

Sumenep | Sigap88 – Desa Rombiya timur yang merupakan Duta dari Kecamatan Ganding dalam lomba desa tingkat Kabupaten Sumenep menyajikan pelayanan dan perkembangan pembangunan desa dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam evaluasi perkembangan dan Perlombaan Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Sumenep, tim penilai dari Dinas terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bakesbangpol, Fraktisi hukum, Akademisi, PKK, melakukan evaluasi tentang pemaparan yang telah di sampaikan oleh Desa.

Kegiatan tersebut berlangsung di pendopo Balai Desa Rombiya timur pada hari Kamis 3 Desember 2020 dihadiri pula oleh Forpimka Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur.

Camat Ganding Faruk Hanafi, S.Sos, M.Si, menyampaikan, hasil seleksi lomba desa tingkat Kecamatan Ganding yang di ikuti oleh 14 Desa sekecamatan Ganding , desa Rombiya timur mendapat penilaian terbaik sehingga menjadi duta Kecamatan dalam rangka Lomba Desa Tingkat Kabupaten Sumenep.

“Lomba desa ini merupakan suatu wadah untuk memproses bagaimana desa bisa mandiri dalam segala hal baik pelayanan, dalam meningkatkan administrasi, dan peningkatan pembangunan di setiap aspek, baik pembangunan fisik, ekonomi, pendidikan dan sosial,” kata Camat Faruk.

Bahkan Camat Faruk memotivasi bagaimana desa Rombiya timur yang mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu dari sisi kesenian budaya. “Desa Rombiya timur mempunyai peran penting dalam melestarikan budaya yang dimilikinya seperti, Goul Goul yang di iringi dengan pencak silat, Be’ gerbis (Rabbani),” jelasnya.

“Khasanah budaya ini merupakan peninggalan nenek moyang yang harus di lestarikan, dan perlu di kembangkan,” tuturnya.

Selain itu, Kades Rombiya timur Hayati menyampaikan, lomba desa tingkat Kabupaten ini merupakan suatu momentum bagi kami sejauh mana kami melakukan pelayanan bagi masyarakat.

“Desa Rombiya timur yang mempunyai 8 dusun dan setiap dusun mempunyai potensi berbeda sehingga kami harus memberikan edukasi kepada masyarakat setiap dusunnya sesuai dengan potensi yang ada,” ungkap Kades Hayati.

Dijelaskan oleh Kades Hayati bahwa dusun Klampok timur dan barat merupakan kampung industri, karena di kampung tersebut merupakan sentra kripik singkong dan kripik pisang yang sudah mempunyai Label halal.

“Dua dusun tersebut sekarang sudah menjadi kampung pendidikan, karena warga di dua kampung tersebut sudah mencetak generasi muda yang handal dalam dunia pendidikan,” terangnya.

Sedangkan, bermacam kesenian berada di kampung Ra’as yang terdiri dari kesenian Goul Goul yang di iringi dengan pencak silat, kesenian Be” gerbis (Rabbani) dan kesenian lainnya.

“Kampung pertanian yang terdiri dari beberapa kampung dengan potensi tanaman Pajale (Padi, Jagung, Kedele) yang mana daerah tersebut merupakan daerah irigasi yang airnya memadai,” terangnya.

Disinggung dengan pelayanan Ibu satu anak ini mengatakan bahwa tidak ada pelayanan administrasi masyarakat yang dilaksanakan di luar kantor desa. “Semua pelayanan administrasi terlaksana di Balai desa, karena perangkat desa efektif masuk kantor desa,” tegasnya.

Demi meningkatkan pembangunan di semua aspek baik pendidikan, kesehata, sosial kemasyarakatan, kami selalu intens dengan dinas terkait sehingga pemerataan pembangunan di desa Rombiya timur merata. “Dengan pihak terkait kami selalu kordinasi demi peningkatan SDM masyarakat desa Rombiya timur,” imbuhnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE