Desa Glingseran Terima Penghargaan Nasional dari Kemenpar RI

0
5502

Bondowoso, SIGAP88  – Satu lagi Prestasi ditorehkan oleh Desa Glingseran Kecamatan Wringin, yang kali ini diberikan oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) atas komitmen dan kepedulian dalam pengembangan wisata daerah.

Mewakili Kades Glingseran, Sekdes Abdul Rosid dengan didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dra. Farida ,MSi, menerima penghargaan pada acara Malam Anugerah Wisata Jawa Indonesia 2018 di Hotel Shangrila Jakarta, Senin  (10/12).

Abdul Rosid lewat sambungan telpon menyampaikan dengan adanya pemberian anugrah ini pemerintah daerah bisa lebih terpacu untuk memaksimalkan potensinya.

“Anugerah wisata ini untuk mendorong daya saing bagi pemerintah daerah agar mengembangkan destinasi wisata di daerahnya. Selain itu juga untuk melihat komitmen pemda memaksimalkan potensi wisata di daerahnya”.

“Dan Penghargaan ini berupa bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso  dan juga sebagai motivasi kepada seluruh perangkat Desa Glingseran”, ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kades
Glingseran “Sulaedi” saat dikonfimasi menyampaikan rasa syukurnya, meski tidak bisa menerima sendiri karena baru pulang dari melaksanakan ibadah umroh.

“Alhamdulillah, rasa syukur yang tak terhingga, lelah ini terbayar rasanya. Wisata Rengganis mendapat anugerah pengembangan wisata tingkat nasional”.

Dalam hal pariwisata, Desa Glingseran tidak akan mendapatkan penghargaan tanpa adanya support dari banyak pihak.

“Terimakasi kepada semua pihak yang turut memberikan support pada desa Glingseran. Universitas Jember, KOMPAK, Bupati dan wakil bupati, Camat Wringin dan juga rekan-rekan wartawan yang telah mempublikasikan wisata Rengganis dan semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu”, ungkapnya dengan penuh haru.

Lanjut Kades Glingseran, saat ini masih ada beberapa hal yang menjadi kendala diantaranya pengadaan MCK, air bersih dan penerangan.

Untuk diketahui Universitas Jember (Unej) melalui Program Universitas Membangun Desa (UMD) membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mewujudkan Sistem Administrasi dan Informasi Desa (SAID).

Sedangkan Pemberian penghargaan dari KOMPAK, diberikan atas komitmen dan kepedulian yang tinggi dalam mengembangkan Sektor Pariwisata. (Hamid).

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE