Delapan Kades Di Kecamatan Lenteng Serahkan SKPJ

94

Sumenep | Sigap88 – Sebanyak 8 (delapan) kepala desa di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, Madura telah menjalani masa purna sehingga Camat Lenteng Joko Satrio, S. IP, M. Si menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep kepada delapan orang pejabat kepala desa. Rabu (23/12).

Penyerahan SK PJ Kepala desa di hadiri oloeh Camat Lenteng Joko Satrio, S. IP, M. Si, Kapolsek Lenteng yang diwakili oleh Aiptu Syafril Maulana Danramil Lenteng delapan kepala desa yang sudah purna, PJ Kepala desa dan BPD.

Camat Lenteng Joko Satrio dalam kesempatan tersebut menyampaikan, ada delapan kepala desa di Kecamatan Lenteng yang mulai tanggal 22 Desember 2020 telah menjalani masa purna.

“Sesuai dengan keputusan Bupati Nomer 188/564/Kep/435.013 tahun 2020 bahwa untuk delapan kepala desa yang ada di Kecamatan Lenteng mulai tanggal 22 Desember 2020 sudah lepas dari jabatannya sebagai kepala desa,” kata Camat Joko.

Disebutkan oleh Camat Joko kedelapan Kepala Desa yang sudah masuk masa purna adalah Kepala desa Muncek barat Hasanatin, Kepala desa Muncek tengah Abu Yasid, Kepala desa Lembung timur Tamizah, Kepala desa Kambingan barat Achmad Zainuddin, Kepala desa Pore Abd Gafur, Kepala desa Sindir Ahmad Kifli, Kepala desa Ella’ Daya Rasidi dan Kepala desa Jambu Achmad Zarkasi.

“Kami selaku pemerintah Kecamatan Lenteng mewakili Bupati Sumenep dan segenap unsur kecamatan dan elemen masyarakat menyampaikan terima kasih setinggi tingginya atas pengabdian dan atas pelaksanaan tugas yang telah di embannya dengan baik,” ungkap Camat Joko.

Mantan Camat Nonggunung kepulauan Sapudi ini juga memberikan apresiasi sebesar besarnya kepada ke delapan Kepala desa yang telah memberikan sumbangsih peningkatan pembangunan di desa masing masing.

“Kami lihat begitu banyak progres dan kemajuan pembangunan yang ada di setiap desa sehingga bisa menunjang peningkatan SDM masyarakat selama masa kepemimpinan sebagai kepala deaa,” tegasnya

Dalam kesempatan itu pula Camat Joko mengucapkan permohonan maaf apabila selama kita berinteraksi, proses dalam menjalankan tugas dan kewenangan kita ada hal yang kurang berkenan kami secara pribadi maupun secara Dinas kami mohon maaf.

“Kami berharap jalinan silaturrahim kita tetap berlanjut walaupun kita sudah tidak dalam satu tugas, karena sebagai warga Negara adalah hak kita membangun dan mengembangkan pembangunan walaupun bukan seorang pejabat,” tuturnya.

Bahkan Camat Joko memaparkan pula apa yang telah di sampaikan oleh wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi bahwa Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya.

“Sama juga dengan jabatan sebagai kepala desa ada masanya, maka sekarang kami kukuhkan PJ kepala desa untuk meneruskan sementara jabatan kepala desa sampai selesai Pilkades dan pelantikan kepala desa terpilih,” pungkasnya. (Roby)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE