Camat Rubaru : Penerima BLT-DD Merupakan Data Riil di Lapangan

224

Sumenep | Sigap88 – Dampak Corona Virus Disease (Covid-19) sangat besar bagi perekonomian masyarakat, sehingga pemerintah baik pusat sampai daerah mengucurkan dana untuk memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Camat Rubaru Arif Susanto saat ditemui awak Media di ruang kerjanya menyampaikan, dari banyaknya program yang dikucurkan oleh pemerintah kepada masyarakat maka, harus benar benar terseleksi bagi masyarakat penerima bantuan agar supaya tepat sasaran.

“Kami telah mendapatkan data nama nama KPM penerima bantuan dari Dinas Sosial, baik bantuan PKH, Bansos, BST, Sembako perluasan, dan BLT-DD,” kata Camat Arif.

Namun, apabila nantinya ada suatu kejanggalan kata Camat Arif semisal, ada KPM yang telah meninggal tapi masih muncul di data, atau ada KPM menerima PKH dan menerima BST maka cepat dilaporkan kepada tim di Desa.

“Apabila ada suatu kejanggalan, bisa di laporkan ke masing masing Desa,” jelasnya.

Selanjutnya, ungkap mantan Camat Pasongsongan ini, Sekdes sebagai ketua tim akan melakukan kordinasi dengan Kepala Desa untuk melakukan musdes agar, data yang duoble di hapus salah satunya.

“Dalam Forum Musdes (Musyawarah Desa, kepala Desa akan menghapus data tersebut dan akan dilakukan refisi sesuai data riil di lapangan,” ungkapnya.

Lanjut Arif, selama ini kami telah melakukan kroscek penerima BST dengan BLT-DD, apabila ada nama ganda maka langkah yang diambil Desa harus melakukan Musdes khusus.

Didalam musdes nantinya satu nama yang ada di BST dan BLT-DD maka, yang berada di data BLT-DD akan di coret dan di ganti dengan nama lain yang layak menerima. “Musdes akan menentukan langkah dengan mengalihkan nama tersebut kepada nama lain yang layak menerima dan tidak menerima bantuan program lain di Sosial,” ucap Camat Arif.

Dirinya menegaskan, bahwa data BLT-DD tidak akan tumpang tindih dengan BST, PKH dan Bansos. ” BLT-DD merupakan hasil data riel yang di lakukan oleh tim relawan Desa di lapangan,” tegasnya.

“Saya menjamin BLT-DD tidak akan ada kesamaan data nama dengan BST,” terang Camat Arif.

Ditambahkan oleh Camat Arif, dirinya memastikan masyarakat yang benar benar tidak mampu akan mendapatkan bantuan. “Selain PKH, Bansos, BST dan BLT-DD bantuan akan mengalir dari pemerintah provinsi dan Kabupaten, dan keoala Desa telah mempersiapkan nama yang layak menerima,” pungkasnya.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE