Bupati Sumenep Ajak Kaum Santri Masuk Birokrasi Kepemerintahan

Momen Hari Santri Nasional 2020

17

Sumenep | Sigap88 – Presiden Joko Widodo meresmikan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2015 yang lalu merupakan wujud penghargaan kepada para Ulama dan kaum santri yang telah mempunyai andil besar dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Maka dari itu, momen Hari Santri Nasional 2020, Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si, saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, santri mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam menciptakan kemerdekaan, sehingga patutlah kiranya santri masuk kedalam birokrasi kepemerintahan.

“Saat ini Santri sangat layak masuk ke tatanan birokrasi kepemerintahan, karena santri mempunyai skill yang mempuni untuk menata dan mengelola hal itu,” kata Bupati Busyro. Kamis (22/10).

Menurutnya, dengan kemampuannya (SDM) santri tidak hanya di birokrasi kepemerintahan, akan tetapi di wirausaha pun santri mampu untuk mengembangkan.

Bahkan, suami anggota DPRD Provinsi Jawa timur Nurfitrana ini menegaskan, saat ini prestasi keilmuan para santri tidak bisa di ragukan, karena banyak santri telah menorehkan prestasi baik Nasional maupun internasional.

“Kemampuan para kaum santri tidak bisa diragukan lagi, namun untuk masuk ke dalam birokrasi kepemerintahan harus ada peesiapan khusus,,” terangnya.

Kesiapan tersebut ungkap Bupati dua periode ini, selain belajar kitab Kuning, santri harus pula meningkatkan pembelajaran tentang Kepemerintahan. “Peluang tersebut sangat besar bagi santri dan saya yakin santri mampu untuk masuk kedalamnya,” tegas Bupati Busyro.

“Dengan diresmikannya tanggal 22 Oktober oleh Presiden Jokowi sebagai Hari Santri Nasional merupakan ruang bagi para santri untuk masuk dalam birokrasi kepemerintahan,” terangnya. (Ain).

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE