Bersama Mahfud MD, INSTIKA Guluk Guluk Madura Gelar Serasehan Kebangsaan

0
4305

Sumenep SIGAP88 – Institut Ilmu Keislaman Annuqayah(Instika) Guluk Guluk kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur mengelar serasehan Kebangsaan dengan tema “Mengembangkan Budaya Toleran Ala Masyarakat Madura.

Acara yang di selenggarakan di Aula Assyarkawi Pondok pesantern Annuqayah dihadiri oleh Nara sumber Prof Dr H. Moh Mahfud MD, Budayawan Madura KH. D Sawawi Imron, Dr KH A MAlik Madani, MA dan Prof Drr KH Abd A’la, M. Ag

Acara serasehan Kenegaraan juga di hadiri oleh wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH yang sekaligus membuka langsung serasehan Kebangsaan, dan Forpimda kabupaten Sumenep juga para tokoh agama dan kiai patriotik.

Indonesia merupakan Negara Patriotik, karena Bangsa Indonesia merdeka atas perjuangan para Pahlawan yang dulu merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Madura merupakan bagian dari Bangsa Indonesia, dan Madura merupakan wajah dari Bangsa Indonesia dan kuktur masyarakat Madura yang menghargai perbedaan (pluralisme)”, ucap Prof Mahfud.

Mantan MK ini menyebutkan pula bahwa Madura ada kesamaan dengan Aceh, yang mana sama sama mempunyai keyakinan yang kuat tentang agama,

“Aceh merupakan serambi mekah, sedangkan Madura merupakan halamannya, artinya masyarakat Aceh Dan Madura mempunyai ketaatan dan kuat dalam beragama”, jelas Prof.

Sehingga diharapkan dalam gelar serasehan kebangsaan dapat menggali nilai nilai toleransi dari masyarakat Madura.

Selain itu Mahfud MD menyarankan kepada masyarakat agar lebih merawat kesatuan dalam perbedaan demi Indonesia, gerakan suluh kebangsaan bisa memberikan dampak yang baik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu wakil Bupati Sumenep Achad Fauzi menjelaskan bahwa, masyarakat Sumenep, merupakan masyarakat yang plural terbukti di wilayah kabupaten Sumenep ada tempat peribadatan yang berdampingan.

“Masyarakat Sumenep sangat menghargai perbedaan Agama, sehingga di Sumenep berdiri 3 tempat peribadatan yang berdampingan”, jelas Wabub Fauzi.

Bahkan Wabub Sumenep mengatakan Bangsa Indonesia merupakan Negara yang berdiri dengan keberagaman yang tak semua bangsa memilikinya.

Identitas Bangsa Indonesia terbagun oleh tiga hal yang diantaranya, nilai keindonesiaan, nilai Agama dan nilai kearifan lokal.

“Ketiga nilai tersebut merupakan spectrum dan sebagai identitas Bangsa kita yaitu sejarah Bangsa, Pancasila dan UUD 45, bendera dan lagu kebangsaan juga semboyan Bhenneka Tunggal Ika”, pungkas wabub Fauzi. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE