Beredar Skor ‘Abal-Abal’ Hasil Debat, Ini Kata Son Aji

42

Pasuruan, Sigap88 – Beredar Skor atas hasil debat bakal calon walikota Pasuruan 2020 yang digelar oleh KPU Kota Pasuruan, di salah satu stasiun televisi antara paslon nomer urut 01 GIAT dengan paslon nomer urut 02 TEGAS pada Rabu (18/11) yang dianggap membingungkan masyarakat.

Pasalnya, sebagian masyarakat, menilai bahwa hasil skor yang beredar di medsos, termasuk di sejumlah Group What’s App itu adalah hasil resmi penilaian yang dilakukan oleh tim ahli. namun, hasil penilaian itu diduga sengaja dibuat oleh tim kreatif salah satu paslon, sebagai salah satu strategi untuk mempengaruhi suara.

Menanggapi hal itu, Koordinator Barisan Tegas (Bagas) Son Haji, S.sos Alias Bung Jibon angkat bicara. menurut Politisi Banteng Muda itu, beredarnya hasil skor debat yang beredar di medsos dan sejumlah What’s App, itu bukan hasil yang dikeluarkan oleh KPU

“Biar masyarakat tau, bahwa hasil skor yang beredar, itu bukan produk KPU. tapi itu sengaja diciptakan oleh pihak – pihak terkait, untuk mempengaruhi pemilih,” Ungkap Son Aji, Jum’at (20/11).

Son Aji menguraikan, menerangkan, Sistem untuk menentukan penilaian dilakukan oleh tim independen dari berbagai tim ahli, “Penilaian hasil debat Pilkada pada masing – masing calon, ini dilakukan oleh tim independen yang benar – benar ahli, bukan asal menilai seperti nilai skor yang sedang beredar,” Urannya.

Meskipun begitu, orang yang akrab disapa Jibon itu mengatakan, skor yang beredar, cuma berpengaruh pada pemilih awam, tapi tidak bagi pemilih rasional.

“Kalau orang melihat langsung jalannya debat, tidak akan berpengaruh dengan skor abal – abal yang beredar di sejumlah Group WA,” Urainya.

Atas skor yang dianggap abal – abal alias hoax itu, Jibon merasa hal itu tidak hanya merugikan tim TEGAS, tapi juga suatu pembodohan terhadap masyarakat.

“Itu adalah hasil skor hoax. dan ini sama halnya pembohongan dan juga pembodohan terhadap publik,” Kata Jibon yang juga pengurus Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI- P Jawa Timur.

Jibon berharap, jangan kemudian masyarakat disuguhi dengan pembohongan sebuah klaim yang dihasilkan dari kampanye tidak sehat, “Mari kita berkampanye secara sehat agar tercipta suasana pemilukada ini dengan baik, aman dan kondusif,” Harapnya.

Sementara, Ketua KPU Kota Pasuruan Royce Diana Sari, saat dihubungi via seluler menjelaskan bahwa, KPU tidak boleh menilai atau mengomentari debat. dan hanya memfasilitasi debat.

“Sampai saat ini belum ada tim independen yang mendaftar ke KPU. dan Tim penilai perumus soal yang kita undang 4 orang, hanya merumuskan soal, bukan perumusan penilaian,” Jelas Royce Diana Sari.

Royce menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak termakan issu dan sebagainya yang bisa mempengaruhi dalam menentukan pilihan.

“Kami Himbau, agar masyarakat untuk fokus kepada program visi misi, serta menilai untuk dijadikan pertimbangan dan dijadikan keyakinan pemilih di tanggal 9 Desember,” Tutupnya. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE