Beberapa Fasilitas Tak Berfungsi, Pembangunan Pasar Grati Jadi Sorotan

0
97

Pasuruan, Sigap88 – Dalam beberapa tahun terakhir ini pemerintah kabupaten Pasuruan melalui Dinas perindustrian dan perdagangan gencar lakukan revitalisasi pasar tradisional dengan anggaran sangat fantastis bernilai miliaran rupiah.

Dari beberapa proyek pembangunan pasar yang dilakukan pemerintah kabupaten Pasuruan, yang menjadi sorotan publik saat ini adalah pasca dibangunnya asar Grati.

Pasalnya, dari hasil penelusuran dilapangan pada Senin (20/5) tampak bangunan berdiri besar yang selesai dipugar dengan dana APBD tahun 2018 lalu. terlihat pada bagian depan memang seolah tanpa ada kekurangan, namun ketika dilihat lebih detail ke dalam tampak lapak lapak yang ada belum berfungsi secara maksimal.

Hal ini terlihat sebagian besar lapak masih belum difungsikan oleh para pedagang, serta kran air yang ada masih belum dapat difungsikan. semenrara di sisi lain bangunan seperti Toilet dan musholla juga dalam keadaan tidak bisa difungsikan karena tidak adanya aliran air.

Bukan hanya itu, fasilitas umum pembangunan septic tank juga kelihatan belum rampung dan terlihat tidak adanya penutup yang dapat membahayakan pengunjung pasar yang melintasinya, sehingga tampak pemandangan yang kumuh di area pasar Grati.

Terlihat fasilitas air / kran belum terpasang dan septic tank yang ‘mangkrak’ belum berfungsi

Terkait hal ini ,Sumito kepala pasar Grati saat dikonfirmasi di ruanganya, mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu menahu tentang pelaksanaan proyek pasar tersebut.” Saya tidak tahu tentang pembangunan ini mas, itu langsung ditangani dinasnya. kami tahunya hanya menggunakan fasilitas yang sudah disiapkan oleh dinas saja,” terangnya.

Sementara H. Syaifuddin atau biasa disapa dengan haji Udin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Pasuruan, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, ia menjawab bahwa kekurangan fasilitas tersebut akan segera diselesaikan pasca hari raya idul Fitri nantinya.

Menanggapi hal ini, Kusuma, salah satu pegiat pemerintahan kabupaten Pasuruan, sangat menyayangkan jika proyek bernilai milyaran rupiah yang seharusnya rampung saat penyerahan dari rekanan pada Dinas terkait tersebut masih ditemukan beberapa fasilitas yang bersifat umum yang belum selesai, sehingga merugikan masyarakat khususnya para pedagang yang akan memanfaatkan fasilitas pasar Grati tersebut.

Dalam waktu dekat, Kusuma akan membawa hal tersebut untuk dikaji pada Lembaganya agar ada tindakan pengawasan pada tiap proyek pasar yang ada di wilayah kabupaten Pasuruan, sehingga tidak terjadi lagi kendala kendala teknis seperti yang terjadi di pasar Grati.

“Saya akan segera merapatkan dengan rekan-rekan yang tergabung dalam Forum Pasuran Bersatu. akan kita lihat semua proyek pasar dan jika memang ada temuan dilapangan, akan segera kita buat semacam rekap untuk kemudian kita tindaklanjuti pada pihak pihak yang bertanggung jawab,” pungkasnya, (Zal/Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE