Beberapa Fakta Menarik Dibalik Raibnya Bilik Suara KPUD Bondowoso

0
0

Bondowoso, SIGAP88 – Ramainya pemberitaan di beberapa media online mengenai raibnya Bilik Suara sebanyak kurang lebih 5000 Bilik Suara dengan tafsir kerugian negara sekitar Rp. 200 juta di KPUD Bondowoso membuat miris banyak pihak.

Ketua DPC BARA JP Bondowoso Edy junaedi angkat bicara mengenai raibnya Bilik Suara di KPUD Bondowoso.

Raibnya bilik suara di KPUD Bondowoso sudah diterima informasi oleh redaksi SIGAP88 sekira tanggal 1 Desember 2018.

Menyikapi hal tersebut redaksilangsung menghubungi Kasubag Umum KPUD Bondowoso melalui pesan Whats App, tetapi tidak memperoleh tanggapan.

Tetapi salah satu Komisioner KPUD Bondowoso membenarkan hal tersebut melalui pesan Whats app tertanggal 1 Desember 2018 dan mengharapkan kasus ini untuk diusut tuntas.

Ketua DPC BARA JP Bondowoso Edy junaedi juga angkat bicara terhadap hal tersebut diatas.

“Raibnya bilik suara KPUD Bondowoso harus ada pengusutan secara tuntas, karena kami yakini bahwasanya di dalam raibnya Bilik Suara tersebut ada faktor faktor yang menjadi penyebabnya”.

“Dan dengan raibnya Bilik Suara ini akan juga menyebabkan terganggunya terhadap Pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019”, jelas bang Juned.

Lebih lanjut bang Juned menjelaskan, dampak raibnya Bilik Suara kepada terganggunya Pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019.

“Berdasarkan surat KPU tentang penghapusan Kotak dan Bilik Suara ternyata Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu kabupaten yang dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 yang sebagian TPS menggunakan bilik suara yang lama”.

“Dan berdasarkan investigasi yang kami lakukan bahwasanya sudah ada oknum KPUD Bondowoso dengan inisial RH yang mengakui terlibat dalam raibnya Bilik Suara tersebut. Tetapi, kami peroleh juga informasi bahwasanya RH melakukan hal tersebut karena pembayaran Uang pengesetan Bilik Suara pada waktu Pilkada 2018 tidak dibayarkan kepada yang bersangkutan”.

“Jadi kami harapkan semua pihak dari jajaran Komisioner, Sekretaris KPU dan Kabag Umum KPUD Bondowoso harus bertanggung jawab terhadap raibnya Bilik Suara”.

“Hasil investigasi tambahan dari kami semoga bisa membuka tabir dari Raibnya bilik suara karena kami meyakini ada hal hal besar lainnya ketika kasus ini dikembangkan”, harap bang Juned mengakhiri wawancaranya. (Red)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE