Bambang Haryo : Kapal Tol Laut Belum Maksimal Fungsinya

0
11524
Ir.H.Bambang Haryo Soekartono melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) diatas Kapal Tol Laut Logistic Nusantara II, Rabu,(10/4)

Meminta Menko Ekuin Bertanggung Jawab Terkait Tol Laut

Surabaya, SIGAP88 – Komisi V DPR RI,Ir.H.Bambang Haryo Soekartono melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) diatas Kapal Tol Laut Logistic Nusantara II yang Dioperasikan PT Pelni di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (10/4/2019)

Dari hasil Sidak, politisi dari partai Gerindra itu mengungkapkan bahwa program  Tol Laut yang selamat ini digadang-gadang untuk menekan disparitas harga, dinilai masih jauh dari harapan

Seharusnya Tol Laut mampu menjadi stabilisator harga di daerah.

“Jangan sampai harga barang di daerah yang dilalui Tol Laut tetap mahal. Karena itu perlu koordinasi barang apa yang dibutuhkan daerah yang dituju angkutan Tol Laut,” tegas Bambang, Rabu,(10/4)

Lanjut Bambang, jika barang yang diangkut kemudian dijual sesuai mekanisme pasar, maka sama saja pedagang yang diuntungkan.

“Padahal, Tol Laut diharapkan bisa menekan disparitas harga sehingga rakyat yang merasakan harga lebih murah,” kata Bambang.

Masih kata Bambang, Pemerintah memiliki andil dalam mengatur harga, menjaga mutu, dan ketersediaan pasar dari barang yang menjadi komoditas negara, sebab, barang yang tidak dimuat di Tol Laut itu ikut murah, sehingga bukan pedagangnya yang diuntungkan tapi rakyat yang senang karena Disparitas jadi turun.

“Jadi nanti barang yang mau dijual kemana itu harus pemerintah yang mengatur bekerjasama dengan dinas-dinas terkait yang ada di daerah.” tukasnya

Bambang menilai, konsep Tol Laut itu sudah bagus, namun teknisnya yang salah, harusnya ada kebijakan yang mengatur  penetapan jenis barang yang harus diangkut tol laut dan  yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat kepulauan yang menjadi tujuan tol laut.  Tidak hanya pembagian muatan barang saja, yang mana komposisinya 60 persen barang milik badan usaha milik negara (BUMN), sementara 40 persen barang milik swasta.

“Harusnya kalau barang milik rakyat itu 100 persen dengan 11 komoditas, salah satunya semen sehingga bisa sebagai penetrasi harga barang di tempat tujuan tol laut,” harapnya

Bambang berharap regulasi kebijakan yang telah dibuat sendiri oleh Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa diimplementasikan secara merata agar komoditas harga barang bisa terkontrol.

Bahkan Bambang meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekuin) bertanggung jawab Atas Tol Laut Ini, dan segera membenahi hal ini agar kedepan fungsi tol laut ini betul- betul dirasakan rakyat

” Kalau nggak bisa ngurusi hal itu jangan jadi Menko Ekoin istirahat saja,” tegas Bambang

Sehingga kata Bambang,Tol laut benar – benar berfungsi yang sebenarnya yaitu agar Disparitas harga menurun bukan malah pedagang yang diuntungkan

” tapi kalau Tol laut tidak ada fungsinya, lebih baik dibubarkan saja karena hanya membebani APBN,” pungkasnya(Don)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE