Babinsa Teladas : Masa Tanam Musim Rendeng Tahun Ini Banyak Kendala

93

Tulang bawang | Sigap88 — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 426-02/Menggala, Kodim 0426/Tulang Bawang, Sertu Hambali, Bersama Sekretaris Gapoktan dan para Ketua Kelompok Tani, bahas masalah tanam padi musim rendeng di kediaman sekretaris Gapoktan Desa Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Selasa (21/01/2020)

Dalam silahturami yang sudah direncanakan itu, mereka membahas masalah yang dihadapi petani pada masa tanam padi musim rendeng, yang sampai akhir bulan Januari sekarang, belum bisa menanam padi seluruhnya, semua masih terkendala dengan kondisi curah hujan yang masih belum sempurna, sehingga debit air masih sedikit.

Kepada wartawan Sertu Hambali selaku Babinsa pendamping pertanian mengatakan, kami membahas masalah mundurnya masa tanam padi, para anggota kelompok tani belum bisa menanam secara serentak, sekarang memang ada yang bisa tanam, itupun dengan cara di tugar/ tajuk, karena kondisi tanah masih kering, sehingga para petani menanam padinya tidak kompak, dengan ketidak kompakan cara menanamnya ini, dikuwatirkan tanaman padi akan terserang hama penyakit, entah itu wereng, blass maupun tikus, jika ini terjadi tentu sangat merugikan para petani.

Mereka semua para kelompok tani akan berusaha secara bersama- sama untuk bisa menanggulangi, jika tanaman padi mereka terserang hama penyakit, akibat cara tanam yang tidak serentak.

Saya selaku Babinsa pendamping pertanian, akan berkoodinasi dengan PPL dan Dinas Pertanian, untuk dapat mengambil langkah- langkah untuk membantu para petani dalam penanggulangan/ penanganan hama penyakit yang mungkin akan menyerang padi milik petani, jika itu terjadi.

“Kita semua akan berusaha sekuat tenaga agar tidak ada kegagalan pada musim tanam rendeng sekarang ini, walaupun banyak kendala di lapangan,” kata Sertu Hambali.

Gusti Sandi (45) sekretaris Gapoktan Desa Teladas menuturkan, dirinya berharap walaupun banyak kendala di lapangan, harapanya masa tanam musim rendeng sekarang, jika panen nanti tidak ada kegagalan yang dialami oleh para petani.(paidi)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE