Babinsa Koramil 426-02/Menggala Turut Rembuk Stunting Bersama Warga

114

TULANGBAWANG, SIGAP88 – Koptu Junaidi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 426-02/Menggala, Kodim 0426/Tulang Bawang, melaksanakan Rembuk Stunting bersama masyarakat, yang dilakukan di Balai Kampung Tri Jaya, Kecamatan Penawar Tama, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (06/02/2020).

Kegiatan rembuk Stunting dihadiri Camat Penawar Tama, Dinas Kesehatan Kecamatan, Babisa, Babinkamtibmas, unsur aparatur Kampung Tri Jaya, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat.

Dalam kegiatan rembuk Stunting yang dilaksanakan di Balai Kampung, terlihat sangat antusias peserta rembuk, karena keingintauannya tentang masalah yang diakibatkan gizi buruk, dalam forum rembuk Stunting yang dilaksanakan membahas tentang bagaimana pencegahan serta penaganannya.

Pada dasarnya, Stunting, merupakan masalah gizi kronis, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang lama. Stunting terjadi karena asupan makanan kedalam tubuh tidak sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan, dan itu terjadi dari mulai di dalam kandungan serta baru terlihat setelah usia 2 tahu, selain pertumbuhan tubuh terhambat, perkembangan otak juga tidak maksimal sehingga mengakibatkan devisit pada mental dan pola pikir seseorang.

bapak Wardi (45) Petugas Dinas Kesehatan Kecamatan Penawar Tama, selaku nara sumber menyampaikan bahwa, untuk mencegah Stunting, masyarakat harus melaksanakan program perbaikan gizi, program sanitasi dan MCK, serta tanamkan prilaku hidup bersih dan sehat.

“jika sampai hari ini masyarakat kita masih ada yang menggunakan WC Cemplung, agar supaya diganti dengan menggunakan klosed, karena WC Cemplung itu merupakan salah satu pola hidup tidak sehat,”katanya.

Sementara itu, Kopu Junaidi, menyampaikan pandanganya, bahwa, “apa yang telah disampaikan oleh dinas kesehatan kecamatan, mari kita bersama- sama untuk menerapkannya. jangan sampai anak- anak kita terkena/menderita Stunting, karena kita selaku orang tua kurang perhatian terhadap asupan gizi kepada anak-anak kita,” terangnya.

Lanjut Junaidi, “Agar semua itu tidak terjadi, mulai hari ini, mari kita lakukan perbaikan gizi dalam keluarga dan diri kita sendiri serta tanamkan prilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.(paidi)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE