Audensi Hasil Temuan Data Di Lapangan, KPUD Sampang Bungkam

0
61

Sampang, Sigap88 —Tepat pada jam 10, tadi siang kantor KPU sampang di datangi oleh puluhan aktivis yang mengatas namakan Persatuan kaum madura (PERKARA), maksud dan tujuan kedatangan tersebut  ke kantor KPU tidak lain ingin menyampaikan aspirasi lewat Audensi karna di duga hasil Tes Rekkrutmen PPK/PPS, menyalai Aturan, Selasa (21/11).

Audensi terlaksana aman dan kondusif di Aula kpu, yang di komando langsung oleh ketua komisioner kpu, Syamsul muarif dengan Aktivis (PERKARA), yang dikordinatori Oleh Husnul danu Arta Lengkap dengan membawa sempel data temuan  yang terjadi disalah satu desa, di mana temuan tersebut, kami anggap tidak sesuai dengan peraturan KPU nomor 2 -tahun 2017-pasal 18.
Dimana hal tersebut sudah menjelaskan bahwa untuk rekrutmen harus melalui seleksi atau tahapan terbuka,  dan ini kasusnya jelas tidak melalui PER_KPU. miskipun kenyataanya pada tanggal 02 November 2017 KPU mengeluarkan surat edaran rekrutmen susulan dan di informasikan lewat media online baik itu sosmed, serta di tempel di papan depan kantor KPU,  disana tetap kami anggap tidak sesuai PER_KPU, karna informasi itu harus terbuka dengan mempublikasikan, sehingga gampang diakses oleh masyarakat, Ungkapnya yang di sampaikan oleh peserta audensi dari para aktivis (PERKRA).
Hal tersebut langsung di tanggapi oleh pihak KPU, bahwasanya pihak KPU sudah kordinasi langsung dengan kelurahan atau kepala desa Serta kami akses informasi tersebut lewat Web khusus KPU yang dapat mudah tersebar melalui sosmed.
Itu dapat di bantah Saudara Husnul danu warta selaku kordinator dengan lantang bersuara sudah jelas isi dari subtantive di aturan tersebut,  kepala desa hanya berhak mengusulkan sesuai data dan dukunganya, bukan apa yang diusulkan kepala desa langsung diambil dan di terima, Karna ada bisikan mesra dari pihak manapun lantas KPU terima menjadi PPS atau PPK.
Kami berangkat dari persatuan kaum madura (PERKARA) menuntut hak demokrasi dan kedaulatan masyarakat, menuntut perasaan para pencalon PPS yang merasa hak nya tergadaikan dan KPU_pun terang terangan bahwa apa yang telah diputuskan oleh KPU, karna ada intervensi atau di pemaksaan oleh salah satu oknom yang punya kepentingan baik itu dari kepala desa yang berimbas politik.
Dari sini sudah jelas KPU sudah menerjang PER_KPU sendiri. Dari awal jam 10 sampai jam 12 kami ditemui KPU merasa tidak puas dengan jawaban jawaban KPU.  Maka dari itu,  temuan temuan ini semua akan kami laporkan  kepada PANWASKAB itu ungkap kesal nya.(dody/Lis)
Komentar
Content Protection by DMCA.com
BACA JUGA  Rastra Di Tiga Desa Kecamatan Manding Sudah Terealisasi