Angka Reaktif Dilingkup DPRD Pamekasan Sudah Normal

15

Pamekasan | Sigap88 – Penyebaran virus Covid-19 dikalangan Pemerintahan tentunya sudah tidak asing lagi, seperti pasien reaktif yang terjadi kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kebupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur. Kamis (12/11)

Anggota yang reaktif virus Covid-19 di lingkup DPRD Kabupaten Pamekasan kemarin waktu dilakukan rapid test kepada seluruh anggota hasilnya ada sebanyak 2 orang yang reaktif, sehingga dengan cepat seluruh anggota yang reaktif tersebut langsung dilakukan isolasi secara mandiri, dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat

“Untuk bulan kemarin memang ada 2 anggota yang reaktif, namun dengan cepat keduanya langsung dilakukan isolasi secara mandiri, dan alhasil setelah 20 hari ketika dilakukan rapid test kebali hasilnya sudah dinyatakan negatif atau sembuh”. Kata Ketua Dewan Fathorrahem.

Selain anggota yang reaktif pada bulan kemarin ada juga salah satu staf yang reaktif, cuman pada saat itu sangat memungkinkan ada kecenderungan anggota atau staf yang lain bisa terpapar covid-19, karena menurut hasil rapid test bulan kemarin menyatakan bahwa salah satu staf tersebut sangat cenderung ke positif

“Salah satu staf yang reaktif itu sangat memungkinkan untuk dinyatakan positif Covid-19, karena hasil dari rapit test menunjukan tanda dua sehingga dapat di asumsikan sudah mendekati positif, oleh karena itu staf tersebut dianjurkan agar dilakukan isolasi secara mandiri selama 15 hari, dan hasilnya ketika sudah 15 hari dilakukan rapid test lagi hasilnya sudah dinyatakan negatif”. Terangnya.

Untuk itu sampai saat ini dilingkup kantor DPRD Kabupaten Pamekasan menerapkan protokol kesehatan sampai pemerintah pusat menginstrusikan bahwa Indonesia benar-benar bebas terhadap virus Corona. (Rob/Erw)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE