Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Dibulan Ramadhan Tidak Ada Mamin Kadaluarsa

0
154

Sumenep sigap88- Mengantisipasi maraknya peredaran makanan dan minuman (Mamin) yang sudah kadaluarsa yang berada di pertokoan yang ada di kabupaten Sumenep.

Maka, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diminta untuk memperketat pengawasan peredaran makanan dan minuman selama bulan puasa hingga lebaran mendatang.

Anggota komisi II DPRD Sumenep, Badrul Aini berharap agar supaya pemerintah kabupaten Sumenep memperketat pengawasan peredaran Mamin.

“Pemkab Sumenep harus memperketat pengawasan peredaran Mamin, dengan cara melakukan sidak, jangan sampai Mamin yang beredar di pasaran kadaluarsa, dan bisa membahayakan masyarakat”, kata Badrul.

PT Banner BaitiSholawat

Tingkat konsumsi masyarakat selama bulan Romadhon sampai Lebaran nanti akan naik, sehingga sirkulasi barang selama Romadhon akan naik.

“Jangan sampai kondisi itu dimanfaatkan oleh oknum tertentu, sehingga meski kadaluarsa tetap dipasarkan hanya demi mencari keuntungan sebanyak mungkin tanpa melihat bahaya pada konsumen,” jelas pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II itu.

Politisi Partai Bulan Bintang ( PBB) ini berharap agar tindakan konkrit kepada toko atau penyedia barang yang sudah kadaluarsa. “Jika ada toko atau swalayan yang menyediakan barang yang sudah kadaluarsa dipasaran harus ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan”,tegasnya.

Sedangkan, Plt Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Sumenep saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak merespon, walaupun nada deringnya aktif. (Min).

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE