Aksi Unjuk Rasa Di Depan Mapolres Probolinggo, Massa Meminta Polisi Bebaskan Terduga Penganiaya Pencuri Motor

589

Probolinggo, Sigap88 (9/8/2018) – Aksi unjuk rasa secara spontanitas yang dipesertai oleh massa aksi dari desa Tlogosari kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo berlangsung di depan Mapolres Probolinggo pada hari Kamis, 9 Agustus 2018.
Aksi unjuk rasa damai tersebut dimulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.20 WIB.

Adapun tuntutan warga adalah meminta klarifikasi terkait dengan adanya penangkapan sepuluh orang warga desa Tlogosari kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo yang dilakukan oleh pihak Polres Probolinggo pada dini hari sekitar pukul 2.00 WIB tanggal 9 Agustus 2018.

Aksi unjuk rasa yang bertempat di depan Mapolres Probolinggo, jalan Panglima Sudirman kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo dihadiri oleh sekitar dua ratus orang dengan menggunakan kendaraan delapan unit Truk.

Selaku korlap aksi unjuk rasa tersebut adalah Saton (Istri kades Tlogosari) dari Tlogosari kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo.

Massa peserta aksi tiba di depan Mapolres Probolinggo sekitar pukul 13.00 WIB.

Kemudian pukul 13.20 WIB, sepuluh orang perwakilan massa peserta aksi, diantaranya Saton (Istri kades Tlogosari) dan perangkat desa melakukan pertemuan di ruang rapat Polres Probolinggo.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa peserta aksi ditemui oleh AKBP Fadli Samad SH.SIK.MH selaku Kapolres Probolinggo.

Adapun penjelasan dari Kapolres Probolinggo, yang intinya adalah,
1. Bahwa penangkapan sepuluh orang warga desa Tlogosari kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo terkait dengan kejadian penganiayaan seorang pencuri motor (Sh) yang dibakar oleh massa warga desa Tlogosari pada tanggal 9 Juli 2018 silam.
2. Saat ini untuk sepuluh orang tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Probolinggo.

Sekitar pukul 14.00 WIB, pertemuan perwakilan massa peserta aksi dengan Kapolres Probolinggo selesai. Selanjutnya sepuluh orang perwakilan meninggalkan ruang pertemuan dan menemui massa peserta aksi guna menjelaskan hasil dari pertemuan dengan Kapolres.

Sebagian massa peserta aksi menuruti saran dari perwakilan massa yang telah bertemu dengan Kapolres Probolinggo.
Adapun saran dari perwakilan massa peserta aksi adalah berupa ajakan untuk membubarkan diri dan kembali ke desanya.

Namun pukul 14. 30 WIB, sebagian massa peserta aksi masih tetap berada di depan Mapolres Probolinggo karena sebagian massa aksi tersebut menginginkan agar sepuluh orang yang di tangkap supaya dikeluarkan.

Massa peserta aksi unjuk rasa membubarkan diri pada pukul 15.20 WIB.
Massa peserta aksi unjuk rasa kembali ke desa Tlogosari kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo dengan menggunakan delapan unit kendaraan truk dengan pengawalan anggota Polres Probolinggo.

Sewaktu media Sigap88 menanyakan kepada beberapa orang peserta aksi terkait asal desa dan tujuan aksi tersebut, mereka memilih bungkam seolah ketakutan.
Dua orang peserta aksi hanya menjawab, “Saya dari Tiris”, ucapnya singkat.
Dan lainnya menimpali, “Saya tidak tahu”, pungkasnya.
(TW).

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS