Akrap Protes Pelaksana Proyek di Jalan Slagah Yang Menimbulkan Kemacetan

0
56

Pasuruan, Sigap88 – Lsm yang tergabung dalam Aliansi Komponen Masyarakat Pasuruan (Akrap), pada hari Senin (10/9/18) sekira pukul 15 ; 20 Wib, melakukan aksi spontanitas memprotes lajunya pembangunan pekerjaan proyek di Jalan Slagah kota Pasuruan.

Aksi yang dilakukan Yono dan kawan – kawan tentu bukan tanpa alasan yang jelas, melainkan pelaksana proyek dalam pekerjaan tersebut dinilai tidak memperhatikan kemacetan yang dirasakan oleh para pengguna jalan yang diakibatkan kendaraan alat berat (Dump Truck) pengangkut hasil galian parkir dipinggir jalan sehingga mengakibatkan kemacetan.

“Seharusnya pihak pelaksana proyek melakukan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan yang terjadi seperti ini. Pelaksana proyek harus bekerjasama dengan pihak terkait untuk melakukan buka tutup arus lalulintas agar tidak terkesan amburadul,” cetus Yono.

Diketahui bahwa di Jalan Slagah tersebut terdapat pekerjaan proyek dengan nilai miliaran rupiah untuk peningkatan jalan dan pemasangan U- Ditch di sekitaran jalan dengan skala besar, sehingga pekerjaan tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan, mengingat jalan tersebut juga tergolong sempit.

PT Banner BaitiSholawat

Menyikapi hal ini, Kusuma Ketua Umum Lsm Surapati mengatakan, seharusnya dalam pelaksanaan pekerjaan proyek yang seperti ini dilakukan sistem buka tutup oleh petugas proyek yang bekerjasama dengan pihak Lantas maupun Dishub, sehingga tidak terjadi kemacetan yang seperti ini.

“Pihak pelaksana proyek seharusnya bisa bekerjasama dengan pihak Lantas maupun Dishub untuk melakukan sistem buka tutup, dengan begitu, bisa mengurai kemacetan. Lha ini tidak ada petugas dari pihak proyek yang bisa mengatur jalan,” terang Kusuma.

Sementara itu, sampai berita ini ditulis, pihak pelaksana maupun perwakilan di lapangan belum bisa dikonfirmasi oleh media ini lantaran yang bersangkutan tidak ada di lokasi pekerjaan. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE