Air PDAM Macet, Tagihan Mengalir Sampai Jauh

120

Sampang, SIGAP88 – Air merupakan kebutuhan vital bagi manusia, terutama untuk kebutuhan pokok seperti air minum dan MCK (Mandi, Cuci, Kakus).

Karena begitu pentingnya ketersediaan akan air bersih, maka masyarakat melakukan berbagai macam cara, untuk mendapatkan air tersebut, termasuk harga yang mahal pun akan mereka turuti agar ketersediaan air tetap berjalan dengan lancar. (11/8/2018)

Itulah fakta di lapangan yang terjadi di Kampung Kendel Desa Ruek Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang.

Air PDAM yang selama ini di jadikan satu satunya sumber mata air yang ada di Desa Ruek akhir akhir ini sering mengalami gangguan, bahkan lebih dari 5 tahun air PDAM mengalami masalah.

H. Yazid Solihin SH. Kabag Hublang PDAM kabupaten Sampang

“Air PDAM di Desa Ruek ini sudah bertahun tahun mengalami masalah. Satu Minggu hidup, satu Minggu mati, ini sudah berjalan 5 tahun kebelakang ini bahkan dalam 2 bulan terakhir ini air macet total,” ujar Sleman warga setempat sambil mengeluh.

Lanjutnya, terkait masalah tagihan untuk PDAM berjalan terus. Ini yang jadi masalah mas, masak air macet tapi tagihan terus berjalan, sampai meteran ini mau di putus oleh pegawai PDAM, sambil menunjukkan meteran yang mau di putus oleh pihak PDAM.

“Disini banyak mas air yang macet, tidak hanya di desa Ruek aja, di Desa panggung juga banyak. Termasuk punya saya yang kena denda, Rp. 1600.000. Ada yang di putus dari PDAM dan juga ada yang di putus sendiri oleh pelanggan karena putus asa,” imbuhnya.

Sementara, H. Yazid Solihin SH, Kabag Hublang PDAM Kabupaten Sampang kepada sigap88.com mengatakan, terkait macetnya air di Desa Ruek dan Panggung memang benar adanya.

Hal itu dikarenakan banyak faktor, diantaranya masalah listrik, jaringan pipa dan sumber mata air yang kurang memadai.

“Jaringan yang ada selama ini masih amburadul mas, sampai saat ini pihak PDAM masih dalam pengembangan dan perbaikan,” ucapnya.

Disinggung terkait masalah pengajuan pendanaan untuk pengembangan PDAM kedepannya, Yazid mengatakan, masalah pendanaan itu yang sulit mas, dari PDAM pernah mengajukan ke pemerintah lewat BANGGAR, ternyata jauh dari harapan. Hal ini karena anggarannya yang tidak cukup.

“Kami pernah mengajukan pendanaan, tapi kenyataannya tidak sesuai harapan, bahkan tidak di setujui,” jelasnya, bersambung. (Thur)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS
Content Protection by DMCA.com