Ada 13 Lembaga SD di Kab. Sumenep Mendapat DAK Untuk Rehab Gedung

0
692

Sumenep Sigap88- Renovasi pembangunan lembaga SD yang dianggarkan dari DAK ( Dana Alokasi Khusus), ada 13 lembaga yang mendapat kesempatan untuk meningkatkan sarana pendidikan yang berada di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur.

Seperti yang di sampaikan oleh kepala bidang pendidikan dasar Drs Fajarisman saat di temui di ruang kerjanya, senin 12/11/2018, bahwa ada 13 lembaga SD yang mendapatkan DAK.

“Dengan tenggang waktu yang pendek ini kami sudah melakukan, kesiapan dukumen seperti, sosialisasi kepada penerima, SK Bupati, juknis dan yang lain”, papar Kabid Dikdas.

Kami berharap dengan waktu yang sangat singkat bisa terlaksana rehap dengan baik dan sesuai dengan standart yang sudah di tentukan.

PT Banner BaitiSholawat

“Kami sudah memberikan sosialisasi dan memotifasi kepada para kepala sekolah yang mendapatkan dana dari DAK dan berharap pemerintah melalui Disdik Sumenep tahun 2019 dan 2020 semuanya bisa melaksanakan kurikulum 2013”, harapnya.

Maka semua sarana dan prasarananya harus di persiapkan dengan baik sehingga semua lembaga bisa melaksanakan dengan baik pula.

Dengan basis kinerja, kami sangat optimis sekali rehab yang akan di laksanakan oleh lembaga SD akan terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Bahkan Kabid Fajarisman mengatakan sudah 80 persen lebih lembanga SD sudah standart kelayakan karena, kerusakan 40 persen kebawah merupakan daumen lembaga itu sendiri, sedangkan kerusakan 60 persen adalah tanggung jawab pemerintah.

Lebih jauh Fajarisman memaparkan, terkait dengan sekolah Adiwiyata “setiap sekolah mendapat kesempatan untuk menjadikan lembaganya sebagai sekolah Adiwiyata, untuk memotivasi agar supaya lembaga tersebut merupakan sekolah sehat”.

“Kementria Pendidikan memberikan peluang kepada semua sekolah agar supaya menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah yang sehat dan lomba merupakan motivasi kepada semua sekolah untuk memikat dan daya magnit”, papar Fajarisman.

Bahkan pemerintah sudah menyiapkan anggaran tersebut, yaitu pengelolaan tata kelola sekolah yang di dalamnya sudah berada di dana BOS (Biaya Operasional Sekolah).

“Untuk kabupaten Sumenep sudah ada 15 lembaga SD yang mempunyai kelayakan sebagai sekolah Adiwiyata, itu merupakan bentuk apresiasi yang harus di ikuti oleh sekolah yang lain”, pungkas Kabid Dikdas, Fajar. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE