4 Mobil KPK Berkunjung Ke Rumah Anggota Dewan,Pulang Bawa 2 Koper

12240

Malang, SIGAP88-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang “berkunjung” ke Malang, pada Kamis (30/8/2018) kembali menggeledah dan memeriksa kediaman beberapa anggota DPRD Kota Malang yang diduga ikut terlibat dari pengembangan beberapa anggota DPRD yang sudah dibawa KPK beberapa waktu lalu.

Kamis siang sekitar pukul 10.00 WIB, KPK menggeledah rumah salah satu anggota DPRD Malang dari partai Demokrat yang berada di Jl. Ciliwung Gang 1. Rumah itu tak lain adalah kediaman Sony Yudiarto.

Saksi penggeledahan di rumah Sony Yudiarto, saksi mata Julius Hutagalung menyampaikan jika empat unit mobil KPK datang kek kediaman Sony dan melakukan penggeledahan serta pemeriksaan. Lebih lanjut, Julius mengatakan jika tidak ada berkas yang dibawa oleh KPK dari penggeledahan di rumah salah satu anggota DPRD Malang itu.
“KPK datang sekitar jam 10 an dan melakukan penggeledahan sampai hampir jam 13.00 WIB, namun tidak ada berkas yang dibawa.” Jelas Julius pada wartawan, Kamis (30/8/2018).

Di waktu yang berbeda, sekitar pukul 14.30 Wib KPK juga “bertamu” ke rumah salah satu anggota DPRD Kota Malang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berada di jalan S. Supriadi Gang 8 Kecamatan Sukun. Tak lain rumah tersebut adalah tempat tinggal anggota DPRD yang bernama Mulyanto.

Penggeledahan ini sendiri tak lain merupakan dari pelaksanaan Sprindik KPK dengan nomor Sprin.Dik/114/DIK.00/01/08/2018 yang didalamnya tertulis enam nama anggota DPRD sebagai tersangka. Ke-enam nama yang tertera dalam Sprindik KPK itu adalah Imam Ghazali, Een Ambarsari, Asia Iriani, Bambang Triyoso, Indra Tjahyono, dan Muhammad Fadli. Mereka berasal dari Komisi A, B, dan D.

Ke-enam anggota DPRD Kota Malang yang berada dalam Sprindik itu disebut menerima “hadiah” dari Wali Kota Malang non-aktif Moch Anton dan kawan-kawan. “Hadiah’ itu diduga suap untuk memuluskan pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari Rabu (29/08), KPK melakukan penggeledahan di rumah Teguh Mulyono dan Hadi Susanto, keduanya adalah anggota DPRD dari Partai PDIP.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap empat anggota DPRD ini, baik pihak KPK maupun anggota DPRD yang diperiksa belum mengeluarkan pernyataan.(Team)

Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan silahkan menggunakan Hak Koreksi & Hak Jawab Via Email : redaksi@sigap88.com atau WA 0838 3025 3823 dan Telp 081 249 484 666 Sesuai UU No. 40/1999 Pasal 5 Tentang PERS
Content Protection by DMCA.com