16 Warga Desa Nyabekan Timur Ikuti Pelatihan Menjahit

24

Sumenepp88 – Dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah membuat langkah dan memberikan edukasi kepada masyarakat lewat pengembangan usaha.

Seperti yang dilakukan oleh Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) provinsi Jawa timur cabang Sumenep, menggelar Pelatihan berbasis komputer (MPU), kepada masyarakat Desa Nyabekan timur, yang dilaksanakan di Yayasan Nurul Huda. Senin (2/11).

Pelatihan berbasis Komputer tersebut adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Nyabekan timur melalui Program Pelatihan menjahit pakaian sesuai style Anggaran APBN tahun 2020.

Camat Batang batang Ir. Joko Suwarno, MM yang menghadiri pembukaan pelatihan menjahit kepada 16 peserta pelatihan menjahit di Desa Nyabekan timur menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Program ini sangat mengena sekali untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” ungkap Camat Joko.

Disampaikan oleh Camat Joko pelaksanaan pelatihan menjahit akan terlaksana selama satu bulan mulai hari ini Senin 2 November 2020. “Dengan bekal ilmu yang diperoleh para peserta pelatihan menjahit nantinya pihak Desa bisa memberikan support dan dorongan agar lebih bermanfaat,” jelasnya.

“Setidaknya, pemerintah Desa Nyabekan timur bisa memberikan dorongan demi peningkatan SDM yang telah di miliki oleh para peserta pelatihan ini,” terangnya.

Disampaikan pula oleh mantan Sekdis Tenaga kerja dan Transmigrasi Sumenep ini, nantinya 16 peserta pelatihan menjahit akan mendapat sertifikat. “Mereka akan dilatih mulai dari pengukuran sampai mendesain model baju yang nantinya akan dikembangkan,” terangnya.

Sementara, kepala Desa Nyabekan timur Abd Asik sangat mendukung sekali atas dilaksanakannya pelatihan menjahit kepada warganya yang di prakarsai oleh BLK Provinsi Jatim cabang Sumenep untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kreatifitas di bidang menjahit.

“Kami dari pemerintah desa Nyabekan timur sangat mendukung sekali dan nantinya di musdes kan bagaimana bisa memberikan suntikan dana untuk pengadaan alat sehingga para penjahit bisa meningkat SDM nya,” ucap Kades Asik.

Dengan begitu, para penjahit akan terakumudir dalam BUMDes dan nantinya akan meningkatkan Anggaran Asli Desa (PAD) Nyabekan timur. “Bisa bekerja sama dengan tim penggerak PKK melalui UP2K untuk memajukan usaha jahit,” terangnya.

Kades Asik juga berharap dengan peningkatan SDM masyarakat desa Nyabekan timur akan meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah Covid-19 ini. “Program ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan desa dan khususnya peningkatan ekonomi masyarakat,” tukasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE