Forum Masyarakat Anti Narkoba Peringati Hari Anti Narkoba Sedunia.

0
23

Malang, Sigap88 – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang di lakukan di Hotel Palem,jalan Dr.Sutomo Kota Malang.Forum Masyarakat Anti Narkoba (FORMAN) undang penting dan beberapa Elemen masyarakat kota malang,sabtu 15/7/17.

Dalam sambutanya ketua FORMAS Kota Malang, H.RM.Ahcjadi,SH mengatakan, sejak tahun 1997 UU no.5 Psikotropika,UU no.22 tahun 1997 narkotika di revisi menjadi UU no.35 tahun 2009 dan UU no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, artinya narkoba ini undang-undang nya sudah 20 tahun berlaku di indonesia, dan tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak tahu tentang undang-undang ini, “ujarnya

Ahcjadi juga menyebutkan bahwa, kasus Narkoba yang di ungkap Polresta Malang sejak awal juli 2017 ada 153 kasus,dengan jumlah tersangka 177 orang merupakan sebagian besar tahanan dari kasus narkoba saat ini di tahanan Reskoba malang,namun yang empat orang sudah berada di lapas lowokwaru malang.

Disebut juga olehnya, bahwa pengguna narkoba dikota Malang 25 persen adalah pelajar dan mahasiswa,dengan usia 11th – 25th dan kebanyakan pemakai menggunakan jenis sabu-sabu.

Ahcjadi dalam pidatonya juga Menyampaikan masalah lapas lowokwaru,tercatat sejak awal juli 2017 sejumlah 2216 tahanan,namun keterangan ahcjadi di luruskan perwakilan kalapas yang hadir(Sukron) yang benar 2239 napi mas sebutnya,sedang dari 2239 napi,tahanan Narkoba berjumlah 1096 orang.lebih merinding lagi bahwa kapasitas yang seharusnya di huni berjumlah 900 orang napi, namun yang tertampung hingga hari ini over kapasitas hingga 2239 napi.untuk lapas wanita yang di kebonsari juga sama,kapasitas yang seharusnya di huni 400 napi, namun tercatat hingga saat ini telah di huni 564 Napi.”terang kalapas kota Malang

Di tempat yang sama Kepala BBN Kota Malang AKBP Ir. Bambang Sugiharto MM. Menegaskan tentang bahayanya narkoba,maka kewaspadaan Pencegahan menjadi utama untuk saling menjaga sejak dini dari serangan Narkoba berjenis apapun,salah satunya mencontohkan narkoba berbentuk permen atau yang lain hingga yang selama ini di viralkan melalu medsos,jadi mari kewaspadaan ini kita tingkatkan bersama, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,seperti narkoba, “pungkasnya.

AKBP Bambang juga menyampaikan permintaan ke Abah Anton untuk membuat kebijakan atau Perwal untuk pencegahan dan pengawasan narkoba dan perkursor yang selama ini belum ada aturan tegas yang di miliki kota malang.”tutupnya.(Dar)